SIDOARJO TERKINI
Hukum & Kriminal Indeks Pendidikan & Kesehatan

Kisah Rifqi Sono , Siswa SMAN 1 Sidoarjo Mahir Dalam Praktek Persidangan

 

Di era milenial seperti sekarang, jarang sekali anak muda tertarik pada praktik persidangan.

Tidak halnya Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama atau yang lebih dikenal dengan nama Rifqi Sono atau Rifqi Cepek, yang miliki puluhan ribu pengikut di Instagram dan memiliki ratusan ribu subscribe di akun YouTube miliknya.

Anak muda kelahiran Sidoarjo ini juga terkenal dikalangan artis seperti Aldi Taher karena ia sering berkomentar bijak di banyak postingan Instagram sehingga ia di ikuti beberapa artis dan selebgram.

Awal mula Rifqi Sono bisa jadi hakim ketua dalam praktek persidangan ketika pembelajaran mata pelajaran PKN di SMAN 1 Sidoarjo.

“Ketika itu guru pembimbing Bapak Rachmad Dwi Oktanto sedang membahas tentang konstitusi,”ucap Akbar salah satu teman sekelas Rifqi

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu Pantau Festival Anak Sawah di Kampung Lali Gadget Pagerngumbuk

Ketika itu Guru pembimbing terpikirkan rencana praktik sidang, lalu dipertontonkan salah satu video persidangan, kemudian langsung diadakannya pemilihan aktor persidangan, pada saat itu Rifqi mengajukan diri sebagai polisi pendamping terdakwa dan sudah di tulis di papan , setelah itu Rifqi minta izin ke kamar mandi untuk buang air kecil.

“Nah saat kembali ke ruang kelas tiba tiba nama Rifqi tercatut untuk menjadi hakim ketua karena pilihan dari teman sekelasnya.”ungkapnya.

BACA JUGA :  Babak Final, Tim Futsal Sidoarjo Berhasil Raih Medali Perak di Porprov Jatim VII

Setelah pemilihan selesai, lalu Rifqi diberi keyakinan dan semangat oleh guru pembimbing dan teman sekelasnya bahwa Rifqi pasti bisa. Kemudian Rifqi langsung fokus mempelajari alur persidangan dari berbagai sumber.

Nah lebih kerennya lagi Rifqi hanya butuh waktu 1hari saja untuk mempelajari persidangan, kemudian Rifqi langsung siap bergegas mengganti pakaian hakim yang telah disediakan oleh guru pembimbing.

Pada saat praktek persidangan berlangsung tiba-tiba hening terbawa suasana ketika Rifqi berkata sambil memukul palu persidangan “Hari ini persidangan atas terdakwa x dalam perkara x bisa dimulai dan terbuka untuk umum”ucap Rifqi kala itu  serius.

BACA JUGA :  Kontribusi Anggota Karang Taruna Dalam Menjalankan Perannya

Praktek persidangan berasa layaknya persidangan sungguhan, dan yang membuat guru pembimbing serta teman temannya heran karena Rifqi jauh lebih keren dan mahir dari kelas lainnya yang belajar berminggu-minggu, tetapi Rifqi hanya belajar 1 hari saja sudah mahir dalam persidangan.

Nasihat yang kita dapatkan pada peristiwa tersebut adalah “Semua tidak mungkin tidak akan terjadi jika kita giat dan ikhlas menerima”

“Waktu bukanlah batasan untuk kesuksesan kita, tetapi dengan adanya waktu kita harus memanfaatkan sebaik mungkin” (nur)