SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

KemenPAN RB Puas Dengan Kinerja DPMPTSP Sidoarjo Dalam Melayani Publik Selama Pandemi

 

(SIDOARJOterkini) – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) melakukan evaluasi kinerja pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sidoarjo. Dalam evaluasi tersebut KemenPAN RB sangat puas dengan kinerja yang dilakukan DPMPTSP Sidoarjo selama pandemi Covid-19 dalam memberikan pelayanan kepada publik.

Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah II KemenPAN RB, Noviana Andrina mengatakan, kinerja pelayanan publik DPMPTSP selama pandemi Covid-19 cukup baik. Segala upaya dalam menciptakan layanan menjadi lebih baik patut diacungi jempol.

“Melalui inovasinya sampai dengam Sippadu 2.0, serta adanya integrasi dengan OPD teknis adalah salah satu wujud layanan yang berpihak pada masyarakat,” kata Noviana saat pemaparan dengan DPMPTSP Sidoarjo di Hotel Luminor, Sidoarjo, Rabu 15 September 2021.

BACA JUGA :  Dua Motor, 1 Pickup Terlibat Kecelakaan di Jalan Kanigoro Krian, 1 Pemotor Luka Serius

Dirinya juga berharap, peningkatan pelayanan juga terus dilakukan. Selain itu, peningkatan kemampuan SDM dengan mengikuti dan menaati regulasi yang ada pasca UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja juga harus dilakukan.

“Yang terpenting bagaiamana masyarakat puas dengan layanan birokrasi yang dilakukan DPMPTSP Sidoarjo,” ujar Noviana.

BACA JUGA :  Masyarakat Sidoarjo Yang Belum Mendapatkan Bansos Segera Lapor

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, regulasi pelaksanaan work from home (WFH) dikhawatirkan bisa mengganggu menggangu pelayanan kepada masyarakat. Namun, hal tersebut justru memacu pelayanan menjadi lebih baik lagi.

“Layanan kantor tetap jalan tanpa dan memuaskan,” ucap Noviana.

Kepala DPMPTSP Sidoarjo Ari Suryono merasa termotivasi dengan apresiasi dari KemenPAN RB terkait layanan publik di masa pandemi Covid-19. Selama ini, DPMPTSP selalu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat meski ada pegawai yang WFH.

BACA JUGA :  Seorang Guru di Waru Tewas Tersambar Kereta Api di Depan Sekolahan Tempatnya Mengajar

“Kami tidak mengendorkan pelayanan sedikitpun. Justru sejumlah inovasi dilakukan agar masyarakat terlayani dengan baik,” katanya.

Dia mengungkapkan, inovasi itu salah satunya dengan program “one permit one person”. Satu perizinan dikawal satu orang hingga tuntas. Tujuannya agar proses perizinan itu cepat selesai dan memuaskan masyarakat.

“Dengan fokus pelayanan itu maka prosesnya akan lebih cepat,” tandas Ari Suryono (st-12/cles)