SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Kemenkumham Jatim Kirim Satu Truck Kebutuhan Pengungsi Erupsi Semeru

 

(SIDOARJOterkini) l Lumajang – Gerakan solidaritas kepada korban erupsi Semeru juga ditunjukkan Kanwil Kemenkumham Jatim dan jajarannya. Melalui program Kumham Peduli Erupsi Semeru, korps baju biru langit itu mengirimkan satu truck bantuan kepada para korban bencana. Ini adalah penyaluran tahap pertama, Jumat 10 Desember 2021.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh kepala UPT Kemenkumham di Korwil Malang. Kepala Lapas I Malang RB Danang Yudiawan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik, M. Wawan Hadi S. Bertempat di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Gedung Olah Raga Wira Bhakti Lumajang.

“Bantuan tahap pertama ini berupa paket sembako, celana dalam, sandal jepit, alat mandi, masker dan uang tunai untuk operasional,” terang Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono.

BACA JUGA :  Pelatihan Pembuatan Kue Hiasi Program TMMD ke 114 Kodim 0816/Sidoarjo

Krismono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata wujud bakti Kemenkumham kepada masyarakat terdampak erupsi. Dia berharap, bisa bermanfaat dan disalurkan kepada yang berhak menerimanya.

“Semoga bantuan kami ini bisa mengurangi sedikit beban masyarakat terdampak dan meringankan beban Pemerintah Kabupaten Lumajang,” tutur Krismono.

BACA JUGA :  Peringati HUT RI ke 77, Satgas TMMD Sidoarjo Bersama Warga Gelar Doa Bersama dan Tasyakuran

Krismono melanjutkan, bahwa bantuan ini bukanlah yang terakhir. Karena saat ini pihaknya masih menghimpun dana sosial yang berasal dari pegawai. Menurutnya, solidaritas yang ditunjukkan jajarannya sangat tinggi.

“Yang kami salurkan dalam tahap I ini belum sampai 1/3-nya, nanti akan kami terus salurkan sesuai kebutuhan yang diminta BPBD Lumajang,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Satgas TMMD dan Dinsos Sidoarjo Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Warga Rejeni

Di sisi lain, Wawan mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada jajaran Kemenkumham. Menurutnya, kebutuhan pengungsi memang berbeda-beda menyesuaikan dengan keadaan dan kebutuhan masing-masing pengungsi.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan mengurangi beban masyarakat terdampak dan bisa membantu memulihkan kondisi ekonomi maupun psikologis pengungsi,” ucap Wawan. (cles)