
SIDOARJOterkini – Wajah pendidikan Kabupaten Sidoarjo tercoreng. AM (26) yang diketahui merupakan oknum guru di SMPN 4 Sidoarjo diduga telah melakukan pelecehan seksual kepada muridnya. Kasus cabul tersebut kini tengah ditangani Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo.
Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, pada Minggu (2/6) gadis malang berinisial CJ (14) tersebut diduga telah diperlakukan tidak senonoh oleh gurunya saat di parkiran mobil depan lapangan futsal, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo Kota.
Kelakuan bejat oknum guru tersebut terbongkar setelah korban memberanikan diri untuk mengadu kepada orang tuanya. Mendengar hal tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sidoarjo.
Sementara itu ibu kandung korban YWS dalam keterangannya mengatakan, sepulang dari sekolah pada Selasa, 4 Juni 2024, tiba-tiba sang anak menangis. Setelah tenang, ia pun mencoba bertanya kepada sang anak.
“Lalu anak saya memberitahukan kepada saya bahwa telah dilakukan kekerasan seksual yang mana dilakukan oleh gurunya” ungkapnya.
Sejatinya, korban telah mencoba melaporkan kelakuan AM kepada istrinya yang juga guru di sekolah tersebut. Namun, CJ mendapatkan perlakuan kasar dari istri Terduga pelaku yakni.ditampar sambil dikatakan pelakor.
“Anak saya malah dituduh sebagai pelakor oleh istrinya,”ungkap YWS.
Dirinya menyebut, anaknya telah dilecehkan secara seksual dengan meremas, mencium dan meraba bagian tubuh korban.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengatakan, pihaknya sudah menerima pelaporan dari pihak korban dan melakukan pendalaman.
Ditegaskan Novi, tindak pidana pelecehan seksual itu diduga terjadi di salah satu tempat pendidikan yang ada di Sidoarjo Kota
“Perkara tersebut sudah naik di tingkat penyidikan dan tim penyidik sedang melengkapi alat bukti,”tegasnya, Senin 24 Juni 2024.
Dijelaskannya, empat orang saksi telah dilakukan pemeriksaan untuk melengkapi alat bukti penyidikan dan baru satu korban melaporkan.
Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak ini mendapatkan atensi dari polisi, pihaknya akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai proses dari kelanjutan kasus ini.
“Tentunya kami sangat atensi dan memperhatikan betul situasi lapangan,” tandasnya. (cles)
