SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Kasir Minimarket di Semambung Gedangan Diduga Dibunuh, Uang Tunai dan HP Raib

 

SIDOARJOterkini – Warga Desa Semambung Kecamatan Gedangan dihebohkan dengan kejadian perampokan sekaligus pembunuhan yang terjadi di sebuah minimarket, Minggu malam 31 Maret 2024.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Yesi Marsela (22) yang merupakan kasir minimarket yang terletak di RT 16/05 Jalan Mandala Desa Semambung ditemukan tidak bernyawa terlentang di lantai minimarket tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 23.00 WIB,”ungkap Ketua RT Bahrudin saat dikonfirmasi Senin (1/4).

BACA JUGA :  Lima Komunitas dan Karang Taruna di Sidoarjo Gunakan Momen Ramadhan Kemarin Perbaiki Fasum di Desa

Dikatakan Bahrudin, kejadian bermula saat korban tak kunjung pulang sewaktu jam pulang kerja. Minimarket tersebut buka pukul 06.00 dan tutup sekitar pukul.22.30 WIB setiap harinya.

“Karena waktunya pulang, korban belum sampai di tempat kosnya, ibunyapun curiga dan mendatangi tempat kerja anaknya tersebut,”ucapnya.

Saat itu, ibu korban mendapati pintu minimarket telah tertutup, dan berusaha masuk dari pintu samping.

BACA JUGA :  Kodim 0816 Sidoarjo Gelar Pra TMMD ke 20 TA 2024

“Saat masuk itulah, ibu korban langsung histeris melihat anaknya tertidur terlentang di lantai tidak bergerak,”ujarnya.

Teriakan ibu korbanpun mengundang warga sekitar dan berbondong-bondong menyaksikan kejadian tersebut.

Pemilik minimarketpun datang ke lokasi dan mengecek CCTV untuk melihat kejadian yang terjadi. Dari rekaman CCTV diketahui telah korban Yesi dibekap oleh seorang pria hingga tidak bergerak.

BACA JUGA :  Tabrakan Beruntun Libatkan Tiga Truk di Jalan Bligo Candi, Satu Sopir Terjepit

Terlihat, usai membekap korban hingga meninggal dunia, pelaku mengambil uang hasil penjualan dan HP milik korban.

Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Sabhara Porong untuk dilakukan otopsi. Saat ini, kasus sudah ditangani oleh Polresta Sidoarjo.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan adanya kejadian tersebut. “Masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (cles)