SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pajak Politik & Pemerintahan

Kanwil DJP Jatim II Gelar Lelang Serentak Barang Sitaan dari Penunggak Pajak

 

Kakanwil DJP Jatim ll Agustin Vita Avantin

(SIDOARJOterkini) — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP Jatim) II bersama Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur.
menggelar lelang serentak terhadap barang sitaan yang dilakukan oleh 13 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II, Senin 10 Oktober 2022.

Lelang serentak yang digelar Kanwil DJP Jatim II tersebut adalah pertama kali dilakukan di Jawa Timur dan dilaksanakan secara daring.

“Terdapat 19 aset yang dilakukan pelelangan dengan nilai total Rp 967 Juta,”ungkap Kakanwil DJP Jatim ll Agustin Vita Avantin saat konferensi pers di Kantor Kanwil DJP Jatim II Jl. Raya Bandara Juanda, Gedangan Sidoarjo.

Dijelaskan Vita Avantin, aset yang dilelang tersebut berasal dari 16 Wajib Pajak yang melakukan penunggakan pajak. Terdiri satu unit ruko, empat unit mobil, satu unit dump truk, sembilan unit motor, perhiasan emas, serta iPhone.

“Barang-barang tersebut merupakan hasil sitaan yang berasal dari 13 KPP di lingkungan Kantor Wilayah DJP Jawa Timur II,” ucapnya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo Pantau Mediasi Antara Warga Kemangsen Dengan Pengembang Perumahan

Lelang serentak yang dilaksanakan lanjut Vita Avantin merupakan kerjasama dengan Kanwil DJKN Jawa Timur melibatkan KNKL Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Lingkungan Kanwil
DJKN Jawa Timur yaitu KPKNL Surabaya, KPKNL Sidoarjo, KPKNL Madiun, KPKNL
Pamekasan, dan KPKNL Malang.

“Kami menyampaikan banyak terima kasih atas dukungannya dan hal ini merupakan bentuk sinergitas dilakukan di Kemenkeu I,”tuturnya.

Kakanwil DJP Jatim ll Agustin Vita Avantin didampingi Kakanwil DJKN Jawa Timur, Agus Priyo Waluyo saat menggelar  Konferensi pers sebelum dilaksanakan Lelang

Ke depan tambah Vita Avantin, kegiatan seperti ini diharapkan semakin massif, bukan hanya dilaksanakan di Kanwil DJP Jawa Timur II tetapi juga dilaksanakan oleh Kanwil DJP dan DJBC se-Jawa Timur bersinergi dan berkolaborasi dengan Kanwil DJKN Jawa Timur.

BACA JUGA :  Jasad Bayi Ditemukan Operator Alat Berat Bercampur Sampah di TPA Jabon

“Tindakan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi wajib pajak penunggak pajak sekaligus memberikan edukasi bagi wajib pajak pada umumnya tentang wewenang DJP untuk melakukan penyitaan dan pelelangan atas aset penunggak pajak,” ujar Vita.

Tindakan lelang barang sitaan merupakan bagian dari tindakan penagihan aktif yang merupakan tindak lanjut dari kegiatan penyitaan aset penunggak pajak, yang sebelumnya disampaikan Surat Teguran, Surat Paksa, dan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan.

Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa dan PMK-189/PMK.03/2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penagihan Pajak atas Jumlah Pajak yang Masih Harus Dibayar.

“Sebelum sampai ke tahapan penyitaan, petugas telah berupaya melaksanakan pendekatan persuasif terlebih dahulu, namun wajib pajak yang bersangkutan tidak kunjung melunasi hutang pajaknya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kanwil DJP Jatim II Menyerahkan Tersangka Tindak Pidana Pajak ke Kejari Mojokerto

Hal inilah yang mendorong Kanwil DJP Jawa Timur II untuk menginisiasi kegiatan Lelang Serentak yang tujuannya untuk mengoptimalisasikan penerimaan negara dan memberikan efek jera (deterrent effect) kepada penunggak pajak secara luas.

Sementara, Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur, Agus Priyo Waluyo mengapresiasi langkah yang dilakukan DJP Jatim II, kegiatan lelang merupakan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan antar instansi.

“Ini juga bagian dari edukasi kepada masyarakat, selain untuk lebih taat pajak, juga mengetahui lelang itu juga dapat dilakukan oleh DJP,” ujarnya.

Karena, Kata Agus masyarakat paling banyak mengetahui pelelangan dari eksekusi pengadilan maupun perbankan. Khusus yang piutang pajak masih belum terlalu familiar di masyarakat.

“Jadi kami mengatakan terimakasih dan menyambut baik dan mudah-mudahan akan terus berjalan di seluruh DJP di Indonesia,” pungkasnya (cles)