SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

“Kampanye Hitam” Silaturahmi Kyai Nyaris Dihentikan Panwaslu

Silaturahmi kyai kampung se Sidoarjo ahlusunna wal jamaah di Ponpes Al-Khoziny mendukung Jokowi-JK
Silaturahmi kyai kampung se Sidoarjo ahlusunna wal jamaah di Ponpes Al-Khoziny mendukung Jokowi-JK

SIDOARJO- Panwaslu Sidoarjo hampir saja menghentikan acara Silaturahmi Kyai Kampung Ahlusunnah Wal Jamaah di Ponpes STAI Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jumat (13/6). Sebab, dalam kegiatan tersebut ternyata ada kampanye dan menjurus pada kampanye hitam.

Dari catatan Panwaslu, ada orasi yang menjelek-jelekkan salah satu pasangan capres-cawapres. Catatan lainnya, sesuai laporan ke Polsek Buduran hanya berbentuk silaturrahmi para ulama dan tidak ada kampanye.

Harusnya,  karena bersifat silaturrahmi tidak boleh adanya kampanye. Bahkan,  Polres Sidoarjo dan Panwaslu Sidoarjo tidak mendapat tembusan laporan karena sifatnya silaturahmi.

BACA JUGA :  Peserta Keterampilan Dapat Ajukan Bantuan Modal dari Program Kurda dan Kurma

Banyak ditemukan unsur kampanye. Mulai dari ajakan dukungan ke kandidat hingga pemasangan spanduk gambar kandidat di lokasi.  “Kami melihat ada sejumlah pelanggaran. Termasuk kampanye hitam yang menyudutkan kandidat lainnya,” ujar Komisioner Panwaslu Berlian Luckitasari yang mengawasi kegiatan tersebut.

Mengetahui kegiatan sudah mengarah ke pelanggaran pihaknya akan menghentikan kegiatan itu. Namun, hal itu tidak memungkinkan karena sesuatu hal. Panwaslu hanya meminta panitia agar mencopot baliho dukungan terhadap salah satu pasangan capres-cawapres.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Kembali Refocusing Anggaran Rp93 Miliar Untuk Covid-19
BACA JUGA :  Bupati Ahmad Muhdlor Hadiri Acara Pisah Sambut Kajari Sidoarjo

Berlian mengaku pihaknya sudah mendapat bukti kegiatan tersebut, termasuk adanya dugaan kampanye hitam. Dari bukti-bukti inilah yang nantinya akan dicermati Panwaslu untuk diproses lebih lanjut. (st-13)

 

Berita Terkait

FLA Kutuk Kekerasan Agama dan Kampanye Hitam Pilpres