SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

KA Penataran Jurusan Surabaya-Blitar Tabrak Wanita Tua di Jalur Magersari Sidoarjo

 

Jasad korban saat dievakuasi petugas

(SIDOARJOterkini) – Seorang wanita tertabrak Kereta Api Penataran 367 Jurusan Surabaya – Blitar hingga tewas tak berbentuk di rel KA Gajah Magersari Sidoarjo,Rabu pagi 22 September 2021.

Diketahui korban bernama Rubiyati (60) warga Gajah Magersari Gang buntu RT.11 RW.04 Kel. Magersari Kec/Kab. Sidoarjo.

Informasi yang berhasil dihimpun SIDOARJOterkini.com menyebutkan, kejadian terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, saat itu korban diketahui oleh Ade petugas jaga pos perlintasan sedang duduk di atas rel, ketika KA Penataran akan melintas.

BACA JUGA :  Bupati Sidoarjo Mutasi Sejumlah Kepala Dinas, Berikut Nama - Namanya

“Saat palang pintu tertutup, saya melihat ada korban yang duduk di atas rel, yang berada sekitar 100 meter dari palang perlintasan,”ungkapnya.

Petugas berusaha meneriaki korban dan meminta segera menjauh dari rel, saat itu korban berdiri dan kembali duduk lagi. Klakson KA yang dibunyikan oleh masinis tidak digubrisnya. Akhirnya KA dengan kecepatan tinggi tersebut menghantam tubuh wanita tua tersebut hingga terseret beberapa meter dengan bagian tubuh hancur bercerai berai.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo dan Bea Cukai Gelar Sosialisasi Cukai Untuk Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Kapolsekta Sidoarjo Kompol Anggono Jaya, mengatakan anggota langsung menuju lokasi setelah mendapatkan laporan dari masinis KA Penataran untuk melakukan penyelidikan dan evakuasi jasad korban.

“Saat anggota Reskrim di lokasi, ternyata Suami korban sudah ada dan membenarkan kalau wanita yang tertabrak KA tersebut adalah istrinya,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Kapolresta Sidoarjo Targetkan Vaksinasi Keliling Sehari di Enam Desa

Disampaikan suami korban, kalau istrinya pagi itu pamit jalan-jalan setelah bangun tidur.

Ditegaskan Kompol Anggono Jaya, pihaknya tengah memeriksa sejumlah saksi di lokasi dan menggelar olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Jasad Korban yang hancur telah dikumpulkan selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi,”tandasnya.(cles)