SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Izin Belum Lengkap, Lokasi Dufan Waru Sudah ada Pesawat

Pesawat yang sudah ditaruh di lahan Dufan. Bangkai pesawat ini nantinya akan menjadi salah satu wahana mainan di Dufan
Pesawat yang sudah ditaruh di lahan Dufan. Bangkai pesawat ini nantinya akan menjadi salah satu wahana mainan di Dufan

(WARUterkini)-Izin wahana wisata Dunia Fantasi (Dufan) belum lengkap. Karena itulah pembangunan wahana itu sampai saat ini belum direalisasikan.

Hanya terlihat onggokan dua pesawat di lokasi wahana yang menempati lahan bekas pabrik soda di Kelurahan Waru dan Desa Kureksari, Kecamatan Waru.

Pemkab Sidoarjo yang awalnya diajak berkerjasama dengan investor dari PT Genta Persada Jaya juga tidak mengetahui persis kapan wahana wisata tersebut akan selesai. Padahal, Dufan mulai digarap pada tahun 2013 dan digadang-gadang bisa segera selesai.

Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan, perizinan untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta Izin Gangguan (HO) dari Dufan memang belum ada. Bahkan, masterplan dari pembangunan Dufan sering berubah-ubah.

Karena sering berubah-ubah itulah membuat BPPT belum bisa memastikan untuk memberikan izin. “Untuk IMB dan HO belum ada. Kami sedang menunggu kelengkapan dari pihak Dufan,” tandas Zaini, Senin (1-2-2016)

BACA JUGA :  Tekan Penyebaran Covid-19, Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Wilayah Tanggulangin

Zaini menambahkan, pihaknya hanya menunggu dan mengurusi dari sisi perizinan IMB dan HO. Sedangkan untuk perizinan lain akan diurusi oleh instansi terkait.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Siswojo mengatakan, perizinan untuk analisis dampak lingkungan (amdal) sudah dilengkapi oleh investor Dufan. Namun, dia tidak tahu terkait izin lainnya sudah selesai atau belum.

BACA JUGA :  Lelang Parkir via Youtube Capai Rp 32 Miliar, Bupati Muhdlor: Bentuk Transparansi

Sementara itu, Kabag Kerjasama Pemkab Sidoarjo Ari Suryono mengatakan, Pemkab menyambut baik pembangunan Dufan itu. Pihaknya juga meminta investor untuk mengurusi dan menyelesaiakan masalah perizinan. “Pengelolaannya langsung oleh Dufan. Tapi kita minta agar izinnya segera diselesaikan,” ucapnya.

Menurut Ari, pihaknya juga tidak mengetahui kapan pembangunan Dufan selesai. Kendati demikian, pihaknya berharap stan-stan untuk UKM di Sidoarjo difasilitasi jika nantinya Dufan sudah dibuka.

BACA JUGA :  Ini Program Prioritas Bupati Muhdlor yang Akan Dituntaskan di Tahun 2022

Pembangunan Dufan yang berada di bekas pabrik soda direncanakan menempati lahan seluas 10 hektar. Lahan seluas 7 hektar milik eks pabrik soda dan sisanya 3 hektar milik warga setempat. Mengacu pada skema awal, wahana wisata tersebut nantinya menyajikan sejumlah fasilitas.

Nantinya akan ada wahana theme park seluas 4 hektar, pusat perbelanjaan modern, hingga kawasan terbuka hijau 3 hektar. Namun, saat ini hanya ada onggokan pesawat bekas yang sudah berada di lokasi Dufan.(st-12)