SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Inilah Kronologis Pembakaran Bendera PDI Perjuangan oleh Kades Banjar Asri

Komarudin bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Tito Pradopo saat melapor ke Polres Sidoarjo
Komarudin bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Tito Pradopo saat melapor ke Polres Sidoarjo

(TANGGULANGINterkini)-Kepala Desa Banjar Asri, Kecamatan Tanggulangin, H MuchlisonMuchlison sudah dilaporkan ke polisi karena sudah
membakar sebuah bendera PDI Perjuangan di kampungnya, Senin (23/11) sekitar pukul 21.30 WIB.

Bendera yang dibakar Muchlison berkibar di depan rumah Komarudin, warga Desa RT 11 RW 03 Desa Banjar Asri Kecamatan Tanggulangin. Komarudin merupakan Sekretaris Ranting PDI-Perjuangan Banjar Asri.

Tindakan ngawur itu pun memicu kemarahan kader-kader PDI Perjuangan. Selain melaporkan ke polisi, juga minta agar pelaku dihukum berat.

Menurut Komarudin, peristiwa bermula tatkala malam itu dirinya
tengah duduk-duduk bersama tiga warga setempat, di depan rumahnya.
Yakni bersama Sirin, Suprarno, serta Kades H Muchlison. “Kami saat itu
menunggui beberapa warga sedang membuat bangku untuk cangkrukan,”
terang Komarudin.

BACA JUGA :  JPU Tuntut Kades Tarik 5 Bulan Penjara dan Denda Rp 5 Juta Dalam Kasus Pidana Pemilu

Ketika asyik berbincang, Kades Muchlison yang melihat ada bendera PDI Perjuangan berkibar di depan rumah kontan
bertanya kepada dirinya. “Dia (Kades Muchlison) saat itu bilang, Cak
Udin (sapaan akrab Komarudin) buat apa sih mengibarkan bendera? Wong
bendera cuma satu aja kok dikibarkan. Di (Desa) Kalidawir sana
jumlahnya lebih banyak. Tak obonge ae yo (saya bakar aja ya?),” ujar Komarudin menirukan perkataan Muchlison.

Karena malam itu hanya berbincang santai, Komarudin menganggap perkataan Muchlison hanyalah guyon.
Dia kemudian menjawabnya dengan santai pula. “Yo obongen lo (ya silakan
dibakar lo) Ji (sapaan akrab Kades Haji Muchlison),” ujarnya.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin Dampingi BPKAD Sidoarjo Lakukan Inspeksi di Desa Boro

Usai Komarudin menyampaikan kalimat tersebut, Kades Muchlison
ternyata langsung beranjak dari duduknya. Dia pun merebut sebuah korek api
gas dari genggaman Komarudin, lalu berjalan sekitar 30 meter menuju
bendera yang terikat di bagian atas sebuah tiang setinggi 3 meter.

Saat berjalan menuju bendera sambil membawa korek api, Pak Kades sempat
diingatkan Sirin agar tidak bikin perkara. Tapi dia tak mau mendengar dan tetap membakar bendera itu.

Kades Muchlison membakar bendera ukuran 90 x 50 centimeter itu dari bagian pucuk yang menggelantung paling bawah. Karena terbuat dari kain poly textile, bendera itu pun langsung terbakar.

BACA JUGA :  Pemotor Asal Sukodono Tewas Diseruduk Mobil L300 di Jalan Juanda Gedangan

Bahkan dalam sekejap, bendera bergambar Banteng Moncong Putih yang menjadi kebanggaan kader-kader Partai PDI Perjuangan tersebut langsung ludes menjadi
lelehan cairan panas yang menetes di duk beton tiang bendera. “Bendera
itu langsung habis tinggal sebesar ini,” ujar Komarudin. (st-12)