SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Inilah Alasan Pemkab Tolak Mobdin Kades Tahun 2013 Lalu

image

      Ilustrasi

(SIDOARJOterkini)- Alasan Pemkab Sidoarjo menolak usulan Fraksi Hanura Gerindra DPRD Sidoarjo agar Kepala Desa (Kades) dan lurah diberi mobil dinas (mobdin) tahun 2013 karena memberatkan anggaran. Karena masih banyak kebutuhan lainnya yang lebih mendesak.

Penolakan mobdin kades disampaikan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sidoarjo Vino Rudy Muntiawan. “Pengadaan mobdin untuk Kades itu butuh dana besar. Sedangkan masih banyak kebutuhan lain yang lebih lebih mendesak,” ujarnya.

Vino mengaku sebenarnya jika anggarannya mencukupi, bisa saja pengadaan mobdin untuk kades itu direalisasikan. Aturannya, pemkab yang membeli mobil itu kemudian dipinjam pakaikan kepada kades dan lurah. Hal ini seperti mobdin-mobdin yang dipakai oleh pejabat atau kalangan dewan sifatnya pi jam pakai.

Lagi-lagi, Vino mengaku jika dihitung dari jumlah kades dan lurah sekitar 353 orang, jika semuanya diberi mobdin tentu akan menghabiskan dana sangat besar. Padahal, saat ini Pemkab Sidoarjo mendahulukan pembangunan yang sifatnya untuk kepentingan umum.

BACA JUGA :  Ajak UKM Bangkit dari Pandemi, Alfamart dan Nestlé Gelar Festival UKM Sabang-Merauke

Jika harga mobdin Kades diatas Rp 100 juta, menurut Vino anggaran yang dibutuhkan diatas Rp 35 miliar. “Dana sebesar itu tidak mungkin dianggarkan sekaligus. Sebab, masih banyak keperluan lain,” tandasnya.

BACA JUGA :  Sopir Mengantuk, Truk Tabrak Tiang Listrik hingga Terguling di Jalan Trosobo Taman

Kalau dipaksakan, akan mengganggu anggaran-anggaran lainnya. Seperti kebutuhan untuk pembangunan jalan, pendidikan maupun kesehatan. Meskipun, kekuatan anggaran Pemkab Sidoarjo diatas Rp 2 triliun, namun didistribusikan untuk pos-pos instansi.

Untuk itulah, lanjut Vino, kondisi saat ini belum memungkinkan untuk pengadaan mobdin Kades. Meski demikian, saat ini Kades sudah diberi kendaraan operasional berupa sepeda motor yang bisa digunakan untuk operasional sehari-hari.

Ketia ditanya kemungkinan Kades diberi mobdin yang harganya dibawah Rp 100 juta, Vino mengaku saat ini harga mobil rata-rata diatas Rp 100 juta. “Paling tidak mobil itu harganya Rp 130 juta. Dan, kades sudah banyak yang punya mobil. Kita bicara anggaran saja, saat ini belum memungkinan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Tekan Penyebaran Covid-19, Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Wilayah Tanggulangin

Sekedar diketahui Tahun 2013 lalu, Fraksi Hanura dan Gerindra DPRD Sidoarjo mengusulkan agar
kades dan lurah se Kabupaten Sidoarjo diberi mobdin.. Usulan itu disampaikan saat Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi atas Raperda Pertanggung jawaban APBD 2012 di gedung
dewan.(st-12)