SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan Politik & Pemerintahan

Ingin Fokus Memajukan Pendidikan, Diknas Sidoarjo Tolak Proyek Fisik

(SIDOARJOterkini)- Tidak ingin ruwet menangani proyek dan ingin fokus memajukan pendidikan, SDinas Pendidikan (Diknas) Sidoarjo yang minta agar proyek fisik atau bangunan ditangani oleh instansi yang sesuai bidangnya.

Seperti yang diungkapkan Kepala Diknas Sidoarjo, Mustain Baladan dalam hearing dengan Komisi C (pembangunan) DPRD Sidoarjo beberapa waktu lalu. “Dalam hearing sudah sampaikan keinginan kita agar untuk proyek fisik ditangani dinas terkait, dalam hal ini Dinas PU Cipta Karya,” inginnya, Kamis (6/8/2015)

Kenapa Mustain Baladan tidak menginginkan proyek fisik ditangani dinasnya?, alasannya selama ini personil di dinasnya belum memadai. Jika tetap dipaksakan mengurusi proyek fisik, imbasnya membuat program pendidikan tidak maksimal.

BACA JUGA :  Pencuri di Sukodono Berhasil Kabur Dengan Ledakkan Bom Bondet Saat Ditangkap Warga

Pegawai yang harusnya mengurusi pendidikan mau tidak mau harus mengurusi proyek fisik, ada yang jadi tim pengadaan fisik yang jumlahnya cukup banyak. Mustain mencontohkan, untuk rehab gedung sekolah, mau tidak mau pegawai yang harusnya konsentrasi ke pendidikan sesuai bidangnya terpaksa harus mengurusi teknis lelang dan lainnya.

Mustain menjelaskan, anggaran untuk pembangunan maupun rehap gedung sekolah tahun 2015 cukup banyak. Bahkan, kalau dijumlah proyek fisik yang ditangani Diknas nilainya diatas Rp 30 miliar dari total anggaran Diknas yang berkisar Rp 80 miliar.

BACA JUGA :  Kuliner Baru Mie Gragas Siap Saingi Gacoan

Proyek fisik pembangunan dan rehab gedung dulunya memang ditangani Dinas PU Cipta Karya, namun dalam beberapa tahun terakhir dilimpahkan ke Diknas. Padahal, sumberdaya manusia (SDM) di dinas yang menangani pendidikan itu tidak mumpuni dalam mengurusi proyek fisik.

Lalu kapan proyek fisik di Diknas akan dialihkan ke Dinas PU Cipta Karya?, Mustain mengaku belum tahu. Apalagi dalam pembahasan dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo beberapa waktu lalu masih berharap agar proyek fisik ditangani sendiri oleh Diknas karena aturannya seperti itu.

BACA JUGA :  Pemotor Alami Patah Kaki Terserempet Pick up di Jalan Watugolong Krian

Bahkan, dalam KUA PPAS APBD 2016 anggaran untuk pembangunan dan rehap gedung sekolah masih melekat di Diknas. “Kalau kami maunya tahun 2016 di Diknas sudah tidak ada proyek fisik lagi. Semuanya sudah disampaikan ke dewan tinggal menindaklanjuti,” tandas Mustain. (st-12)