SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Hasil Mediasi Wabup H. Subandi, Usaha Pemotongan Unggas di Pasar Sepanjang Sepakat Direlokasi

 

(SIDOARJOterkini) – Warga di sekitar Pasar Sepanjang Kecamatan Taman akhirnya dapat bernafas lega. Keluhan limbah yang berasal dari usaha pemotongan unggas didalam Pasar Sepanjang terselesaikan. Berkat mediasi yang dilakukan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi, disepakati usaha pemotongan unggas tersebut direlokasi. Warga Kelurahan Wonocolo dan pengusaha pemotongan unggas diundang dalam mediasi yang dilakukan dikantor Kelurahan Wonocolo tersebut, Rabu, (7/12).
Mediasi tersebut juga dihadiri anggota Polsek Taman dan anggota Koramil Taman.

Wabup H. Subandi menegaskan fungsi pasar merupakan tempat jual beli. Bukan digunakan untuk tempat usaha pemotongan unggas. Pemkab Sidoarjo sudah menyediakan tempat Rumah Potong Unggas (RPU) yang terdapat di Kecamatan Krian. Tempat tersebut bisa dimanfaatkan pengusaha pemotongan unggas yang ada di Pasar Sepanjang.

BACA JUGA :  Aksi Nyata Danramil 0816/14 Taman Bersama Anggota Evakuasi Korban Banjir di Desa Kramatjegu

“Pasar itu tempatnya jual beli, bukan untuk usaha pemotongan unggas, sehingga desain pasar yang sudah terbangun ini tidak sesuai jika digunakan untuk usaha pemotongan unggas, yang mana membutuhkan penanganan lebih dalam pembuangan limbahnya,” ucapnya.

Dalam proses mediasi pagi tadi, salah satu perwakilan pengusaha pemotongan unggas meminta kelonggaran waktu relokasi. Pihaknya juga menawarkan alternatif pembuangan limbahnya dengan membangun penampungan sementara. Nantinya limbah tersebut akan rutin disedotnya menggunakan truk tangki. Namun usulan tersebut ditolak oleh warga. Usulan pengusaha tersebut ditanggapi Abah Subandi dengan mengarahkan untuk melakukan pemotongan di RPU Krian.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/06 Tanggulangin Pantau Wilayah Banjir di Desa Kalisampurno

“Yang jelas, saya tidak ingin mematikan rezeki. Saya juga (punya) usaha pemotongan pak, jadi saya tahu persis besaran limbah yang dihasilkan dari pemotongan tersebut. Daripada anda susah-susah sewa tangki untuk mengangkut limbah, akan lebih baik jika pemotongan tersebut dilakukan di Krian. Terlebih soal limbah, usaha anda tidak mencemari lingkungan sekitar nantinya, karena sudah ditangani pihak RPU,” imbuh Subandi.

BACA JUGA :  Pemotor Alami Luka Serius Usai Terjepit Dua Truk di Simpang 5 Bypass Balongbendo

Mediasi tersebut ditutup dengan kesepakatan bahwa mulai nanti malam pengusaha sudah tidak diperkenankan lagi melakukan aktifitas pemotongan unggas di Pasar Sepanjang. Bila nekat membandel akan berurusan dengan Satpol PP.

“Mulai nanti malam, tidak akan ada aktifitas pemotongan hewan di Pasar Sepanjang, namun jika memaksakan maka akan diurus oleh Satpol PP,” tutup Subandi disambut tepuk tangan warga. (cles)