SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Hari Ibu 2025, Sidoarjo Dorong Perempuan Berdaya di Era Digital

 

SIDOARJOterkini — Dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) menggelar Workshop bertema “Perempuan Berdaya di Era Digital: Memahami Hak dan Melindungi Diri Secara Hukum”, yang dirangkai dengan Launching Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025. Kegiatan digelar di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (28/11/2025).

Acara ini dihadiri para tokoh perempuan Sidoarjo, di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi, Sekda Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, M.Kes, dan Kepala Dinas P3AKB Heni Kristiani, S.Pd., MM. Dua narasumber nasional turut memberikan materi, yakni Komisaris Independen Bank Mandiri Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati serta akademisi Universitas Airlangga Dr. Dewi Retno Suminar, M.Si., Psikolog.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Perkuat Kapabilitas Pengadaan: Dorong Integritas dan Kolaborasi Pelaku Usaha

Dalam sambutannya, dr. Sriatun Subandi menegaskan bahwa tema workshop sangat relevan dengan perkembangan zaman. Teknologi digital kini membuka peluang luas bagi perempuan untuk belajar, berkarier, berusaha, dan berkarya.

Namun di balik peluang tersebut, muncul pula tantangan yang tidak bisa diabaikan. Sriatun menyebut meningkatnya kasus kekerasan berbasis gender daring (KBGO), penyalahgunaan data pribadi, perundungan digital, penipuan daring, hingga pelecehan yang dapat berdampak secara psikologis, sosial, maupun hukum bagi perempuan.

“Pemberdayaan perempuan tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas, tetapi juga pemahaman hak-hak serta kemampuan untuk melindungi diri secara hukum,” ujarnya.

BACA JUGA :  Layar Lokal Film Festival VI Siap Gebrak Sidoarjo, Kompetisi Bagi Sineas Nusantara hingga Asia 

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh perempuan yang dinilai memiliki kekuatan luar biasa, sekaligus menegaskan pentingnya melindungi dan memperkuat kapasitas perempuan agar mampu berdiri tegak di era digital.

“Hari Ibu menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen mewujudkan perempuan tangguh, mandiri, dan terlindungi,” tambahnya.

Sriatun mengajak seluruh perempuan Sidoarjo untuk tak hanya memanfaatkan teknologi, tetapi juga menjadi penggerak perubahan, pemimpin komunitas, dan agen edukasi bagi generasi mendatang.

Kepala Dinas P3AKB, Heni Kristiani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap sejarah perjuangan perempuan serta wujud dukungan terhadap peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

“Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan menuju Indonesia Emas, sekaligus menekan kasus kekerasan berbasis gender online,” jelasnya.

BACA JUGA :  Babinsa Tulangan Dampingi Petani Gelang, Survei Padi Tingkatkan Akurasi Hasil Panen

Pada kesempatan ini, dilakukan peluncuran Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Sidoarjo Tahun 2025. Ketua TP PKK Sidoarjo, Sekda Sidoarjo, narasumber, serta perwakilan BKKBN Jawa Timur secara simbolis menekan tombol sebagai tanda peluncuran.

Dokumen peta jalan tersebut kemudian diserahkan Sekda Sidoarjo kepada BKKBN Jawa Timur yang diwakili Yani Tjadikijanto, SE.

Peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi momentum penting bagi Sidoarjo untuk terus mendorong kesetaraan, perlindungan, dan pemberdayaan perempuan, terutama menghadapi tantangan baru di era digital yang serba cepat dan dinamis.(cles)