SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Hadiri Pembagian Bantuan BK Desa, Warih Andono : Untuk Percepatan Pembangunan Desa

 

(SIDOARJOterkini) – Program Bantuan Keuangan (BK) Desa merupakan aspirasi dari DPRD Kabupaten Sidoarjo sebagai wujud kepedulian terhadap pembangunan desa.

Warih Andono Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo mengatakan fungsi BK Desa ini dapat digunakan bermacam-macam. Bisa untuk Bantuan UMKM, pada karya atau kegiatan lain belum masuk dana desa.

“Ini semua dalam rangka percepatan pembangunan desa, seperti desa kureksari ini dananya dikelola sendiri melalui musyawarah desa. Sehingga betul-betul sesuai dengan kebutuhan desa tersebut,” Katanya saat hadir langsung melihat pembangian modal usaha dari dana BK Desa di Balai Desa Kureksari Kecamatan Waru, Selasa 29 Desember 2020.

BACA JUGA :  Kakek Pejalan Kaki Ditabrak Pemotor di Jalan Kemeraan Krian

Karena BK Desa berasal dari aspirasi DPRD Kabupaten Sidoarjo, maka yang lebih di prioritaskan adalah dari Dapil anggota dewan. Desa Kureksari mendapat Rp 650 juta.

Dalam APBD 202, anggaran BK Desa tetap ada. Dan akan dibagikan pada desa yang masih belum menerima. Karena semua desa akan mendapat bantuan tersebut.

BACA JUGA :  Kapolresta Resmikan Masjid Al - Ikhlas Polresta Sidoarjo

“Bantuan ini secara bergiliran, karena saya dari dapil waru-gedangan. Saya prioritaskan dulu, sisanya yang belum dapat. Akan diberikan di tahun depan, nominalnya Rp 1 Miliar,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wishom Sahudi kepala desa Kureksari Kecamatan Waru menuturkan, dana BK Desa yang diterima itu berjumlah Rp 650 juta.

BACA JUGA :  BHS Peduli Kesehatan dan Lingkungan Gelar Fogging di Kwadengan Lemahputro

Dan sudah dianggarkan untuk beberapa kebutuhan desa. Diantaranya bantuan modal UMKM sebesar Rp 50 juta untuk 88 Pelaku usaha. Padat karya tunai Rp 50 juta. Dan pavingisasi juga Rp 50 juta.

“Sisanya untuk melanjutkan pembangunan gedung pelayanan. Tapi kami Silpakan, karena kalau sekarang tidak cukup waktunya. Realisasi pembangunan di 2021,” jelas Wishom Sahudi.(pung/cles)