SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Hadang Banjir Dari Pasuruan, Pemkab Bangun Tiga Pintu Air Elektrik di Jabon

(

Ilustrasi
Ilustrasi

(SIDOARJOterkini)-Warga yang tinggal di kawasan Kecamatan Jabon tahun depan sudah tidak khawatir terendam banjir. Pasalnya, dalam waktu dekat Pemkab Sidoarjo bakal membangun tiga pintu air elektrik.

Tiga pintu elektrik itu akan dipasang di tiga dam yang ada di sungai kawasan Desa Kedungpandan dan beberapa desa lainnya. Sungai yang melintas di beberapa desa Kecamatan Jabon itu berhulu ke Pandaan, Pasuruan.

Setiap musim hujan, air sungai meluap ke pemukiman penduduk karena tidak bisa langsung menuju ke laut. “Disepanjang sungai yang menuju ke pemukiman penduduk akan dipasang pintu elektrik. Jadi ketika air sungai penuh, pintu air akan menutup dengan sendirinya,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo, Dwijo Prawito, Kamis (29/10/2015)

BACA JUGA :  Karyawati Minimarket di Balongbendo Laporkan Atasannya Ke Polisi Usai Dilecehkan

Dwijo menjelaskan, untuk membangun tiga pintu air elektrik itu akan ditangani Dinas PU Pengairan. Sedangkan, anggarannya sekitar Rp 3,2 miliar merupakan dana hibah dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/15 Sukodono Laksanakan Apel Gabungan Ops Ketupat Semeru 2024

BPBD Sidoarjo mengajukan pembangunan tiga pintu air di kawasan Sidoarjo bagian selatan ini karena setiap musim hujan ada sebanyak enam desa yang terendam banjir. Selama ini tiga dam yang ada belum bisa maksimal untuk menahan air sungai yang meluap agar tidak melimpas ke pemukiman penduduk.

Enam desa yang ada di Kecamatan Jabon ini dilintasi sungai dari Pandaan, Pasuruan yang menuju ke laut. Namun, ketika air penuh langsung meluap dan menggenangi kawasan pemukiman penduduk.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/07 Krembung Bersinergi dengan Polsek dalam Pengamanan Arus Balik Idul Fitri 1445 H

Dwijo berharap, pembangunan tiga pintu air itu bisa segera dilakukan, sehingga ketika musim hujan sudah bisa dimanfaatkan. “Sekarang prosesnya tinggal pencairan dana hibah itu dan sudah ditandatangani Bupati Sidoarjo Saiful Ilah,” ujar mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya tersebut. ( st-12)