SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Generasi Muda Diminta Mengamalkan Empat Pilar Kebangsaan

image

      Anggota MPR RI Sungkono pakai baju coklat saat sosialisasi empat pilar kebangsaan.

(TANGGULANGINterkini)- Empat pilar kebangsaan, tema yang akhir-akhir ini menjadi pembicaraan hangat dalam diskusi. Salah satu yang menjadi kewajiban bagi anggota MPR RI untuk mensosialisikan kepada masyarakat.

Sosialisasi empat pilar kebangsaan semakin digencarkan, seiring derasnya gelombang modernisasi yang semakin mereduksi semangat nasionalisme bangsa Indonesia. “Menjadi tugas kita bersama agar generasi muda tetap berpegang pada empat pilar kebangsaan,” ujar anggota MPR RI Sungkono, saat sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di aula Mitra Jaya, Tanggulangin, Sidoarjo, Kamis (9/7/2015).

Dalam kesempatan itu Sungkono menguraikan,  pilar adalah tiang penguat atau penyangga. Jika dihubungkan dengan empat pilar kebangsaan artinya ada empat tiang penguat atau penyangga yang sama sama kuat untuk menjaga keutuhan berkehidupan kebangsaan. Yakni, Pancasila, Undang-Undang Dasar, Bhineka Tunggal Ika, NKRI.

Politisi yang juga anggota DPR RI Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) itu menambahkan, empat pilar kebangsaan yang dikampanyekan untuk menumbuhkan kembali kesadaran cinta tanah air untuk seluruh rakyat Indonesia. “Dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara kita harusnya tidak meninggalkan empat pilar itu,” ujar Sungkono dihadapan ratusan konstituennya.

BACA JUGA :  Satgas TMMD Kodim 0816 Sidoarjo Bersama Masyarakat Gelar Karya Bhakti

Dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan itu, Sungkono yang merupakan politisi asal PAN itu juga mengundang Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Dzulhimam sebagai pembicara. Selain itu juga dihadiri oleh petinggi DPD PAN Sidoarjo.

BACA JUGA :  Program TMMD ke 114 Kodim 0816/Sidoarjo Selesai Tepat Waktu

Dzulhimam mengatakan, semakin hari empat pilar semakin tergerus. Artinya, generasi muda kurang diberi pemahaman atas pedoman bangsa itu. “Kalau dulu saat sekolah ada P4. Kini lebih dikenal dengan empat pilar kebangsaan,” tegasnya.

Untuk itulah, Dzulhimam berharap agar sosialisasi empat pilar kebangsaan terus digaungkan agar masyarakat bisa menjalankan pedoman itu. “Saya mendukung jika empat pilar kebangsaan ini bisa menjadi salah satu program MPR RI,” pungkasnya.

Selain sosialisasi empat pilar kebangsaan, dalam kesempatan itu Sungkono juga menggelar buka bersama dan membagikan bingkisan kepada anak yatim dan warga sekitar. Selain menjadi anggota DPR/MPR, Sungkono merupakan pengusaha sepatu dan kerajinan kulit asal Tanggulangin

BACA JUGA :  Sembilan Narapidana di Jatim Dapat Sertifikat Perseroan Perorangan

image

H. Sungkono (pakai baju coklat) saat membagikan bingkisan kepada anak yatim.
.

Setiap bulan ramadan, pria asal Lamongan ini memang suka berbagi bersama anak yatim dan warga sekitar. Kegiatan ini dilakukan sejak dia belum menjadi anggota dewan, baik saat dua periode menjadi anggota DPRD Sidoarjo dan kini menjadi anggota DPR/MPR RI.(st-12)