SIDOARJO TERKINI
Gaya Hidup & Romantika Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan Pojok Desa

Geliat Tarik, Kecamatan Pinggiran Sidoarjo di Tengah Pandemi

 

Suasana semarak terlihat di kawasan Kemuning Tarik

(SIDOARJOterkini) – Suasana semarak terlihat di sepanjang jalan kawasan Tarik Sidoarjo, penjual aneka jajanan serta kios-kios dengan hiasan lampu gemerlap mulai banyak bermunculan. Kecamatan yang berada di pinggiran Sidoarjo tersebut terlihat lebih hidup.

“Sekarang kalau mencari segala kebutuhan tidak harus ke Krian atau Mojokerto.. Tarik juga ada hahaha..”ungkap Atik salah satu warga saat ditemui, Kamis 03 Juni 2021.

Diakui Atik, kawasan Tarik saat ini sangat ramai apalagi malam hari. Berbagai kebutuhan baik kuliner maupun lainnya banyak ditawarkan para penjual yang rata-rata warga sekitar itu.

BACA JUGA :  Kodim 0816  Buat Pilot Project Tanaman Padi di Rejeni Krembung

“Kami warga Tarik sangat diuntungkan dengan banyaknya penjual ini, harga yang ditawarkanpun sangat terjangkau,”imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ardy pecinta kuliner asal Tarik, berbagai macam makanan tersedia mulai kebab, dimsum, martabak, roti bakar dan lainnya, dijual di sepanjang jalan Tarik.

“Sekarang kita nggak perlu ke kota cari makanan seperti itu, kalau dulu kan cuma gorengan, ketan, cenil,”ucapnya.

BACA JUGA :  Kapolresta Resmikan Masjid Al - Ikhlas Polresta Sidoarjo

Dirinya menyebut, ada beberapa titik lokasi yang menawarkan berbagai kuliner dan menjadi tempat nongkrong yang nyaman diantaranya perempatan Tarik, Kemuning, dan Janti.

“Tinggal pilih tempat yang cocok dan nyaman saja,”ujarnya.

Menyikapi perkembangan wilayah Tarik tersebut, Camat Tarik Iswadi Pribadi mengatakan, banyaknya bermunculan para penjual di sepanjang jalan Tarik merupakan upaya dari warga untuk tetap berusaha meski dalam dalam kondisi pandemi. Apalagi banyak terjadi PHK.

BACA JUGA :  BHS Peduli Kesehatan dan Lingkungan Gelar Fogging di Kwadengan Lemahputro

“Mereka hanya berusaha untuk tetap bisa bertahan di tengah kondisi dan situasi Pandemi,”tuturnya.

Ditambahkannya, pihaknya belum ada rencana untuk melokalisir para pedagang tersebut ke tempat baru seperti sentra kuliner yang lebih nyaman dan represntatif.

“Tidak mudah memindahkan para pedagang di tempat baru, yang bisa kita tertibkan saat ini adalah protokol kesehatannya,”tandasnya. (rif/cles)