SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

FGBP dan F-PAN Keok, Cukup Anggota Komisi Saja

 

Petinggi Fraksi GBP, Fraksi PAN dan Fraksi Gerindra saat mendeklarasikan KMP di DPRD Sidoarjo, beberapa waktu lalu.
Petinggi Fraksi GBP, Fraksi PAN dan Fraksi Gerindra saat mendeklarasikan KMP di DPRD Sidoarjo, beberapa waktu lalu.

(SIDOARJOterkini)-Sudah diprediksi sebelumnya, Fraksi Golkar Bintang Pembangunan (GBP) dan Fraksi PAN tidak akan memperoleh pimpinan komisi. Hal ini terbukti saat paripurna pembentukan komisi-komisi yang digelar DPRD Sidoarjo.

Perwakilan dua fraksi ini harus rela menjadi anggota komisi saja. Sedangkan untuk pimpinan komisi, mulai ketua, wakil ketua dan sekretaris diborong oleh Fraksi PKB, Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat dan Fraksi PKS-Nasdem.

Fraksi GBP dan PAN sebelumnya sempat menarik delegasinya di komisi-komisi, sehingga paripurna pembentukan komisi tidak bisa dilanjutkan. Bahkan, berjalan dua pekan pembentukan komisi tidak bisa dilakukan.

BACA JUGA :  Satu Santri Ponpes Manbaul Hikam Tanggulangin Tewas Dikeroyok Hanya Karena Salah Paham

Akhirnya, dua fraksi ini mau mengirimkan nama-nama delegasinya di komisi sehingga digelar paripurna pembentukan komisi. Dalam pemilihan pimpinan komisi, Fraksi GBP dan PAN mengandalkan pertarungan di Komisi B yang sebelumnya diplot jatah Fraksi Gerindra.

Entah skenario apa yang dibuat sehingga dua fraksi itu mau mengirimkan delegasinya untuk komisi. Padahal, sebelumnya dua fraksi ini ngotot tidak mau mengirimkan wakilnya di komisi jika tidak diberi jatah ketua komisi.

BACA JUGA :  Dua Pemotor Terlibat Tabrakan di Jalan Raya Suwaluh Balongbendo, Satu Pemotor Luka Serius

Sikap dua fraksi ini berbanding berbalik, kemudian mereka mau mengirim delegasinya ke komisi. Kenyataannya, dua fraksi ini “dihabisi” saat pemilihan pimpinan komisi. “FGBP dan FPAN itu diatas kertas kalah dalam pemilihan pimpinan komisi. Kayak tidak ada nilai tawarnya saja kok sama sekali tak masuk pada pimpinan komisi,” ujar salah satu anggota dewan yang enggan disebut namanya.

Karena sudah “dihabisi”, FGBP dan FPAN harus menjadi oposisi dan ketika ada kebijakan yang melanggar harus dikritisi. “Saya kira banyak kebobrokan pemerintah dan dewan, ya itu yang harus dibeber oleh dua fraksi ini,” tandasnya.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Fokus Percepatan Vaksin dan Pemulihan Ekonomi

Usai paripurna, Ketua FGBP, Warih Andono mengaku legowo atas hasil pembentukan komisi-komisi, kendati tidak ada satupun anggota FGBP maupun PAN yang duduk di pimpinan komisi. “Pimpinan komisi sudah terbentuk, kita legowo karena pemilihanny voting,” akunya. (st-12)