SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Enam Ahli Waris Korban Kecelakaan di Kudus, Terima Santunan Jasa Raharja

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaam di Kudus
Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyerahkan santunan kepada ahli waris korban kecelakaandi Kudus

(SUKODONOterkini) – Jasa Raharja Cabang Jawa Timur, membayarkan santunan kepada enam ahli waris korban kecelakaan Bus Pariwisata Tiara Mas Nopol EA 7388 A yang terjadi di jalur Lingkar Selatan, Desa Payaman, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (08/05), di Kantor Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Senin (09-05-2016).

R. Edi Supriadi, Kepala Jasa Raharja Jawa Timur mengatakan, masing-masing ahli waris menerima santunan sebesar 25 juta. Sedangkan bagi korban yang mengalami luka-luka masing-masing mendapatkan santunan sebesar 10 juta.

“Kepada 19 korban luka-luka yang dirawat di Rumah Sakit, nanti pengobatannya di tanggung oleh Jasa Raharja. Jadi nanti agar pihak rumah sakit yang menagih ke Jasa Raharja,” terang R. Edi Supriadi.

BACA JUGA :  Jaga Kondusifitas, Polsek Balongbendo Cangkrukan Dengan Perguruan Silat

Sampai saat ini, data korban yang mengalami luka-luka antara lain empat orang dirawat di Rumah Sakit Kudus, empat orang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUS) Sidoarjo dan satu orang dirawat di Rumah Sakit Arafah.

“Yang mengalami cacat, selain kita berikan bantuan perawatan, kita juga memberikan santunan cacat tetap maksimal 25 juta. Nanti kita menunggu pengajuan dari pak sekcam, supaya kita bisa memberikan santunan cacat tetap,” tambahnya.

BACA JUGA :  Layanan Bus Gratis Dari H Ipong Muchlisoni Untuk Warga Surabaya-Sidoarjo

Menurut data dari Jasa Raharja Jawa Timur yang diperoleh dari Polda Jatim, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, perharinya mencapai 10 orang. Sedangkan dalam jangka empat bulan di tahun 2016, Jasa Raharja Jawa timur sudah mengeluarkan santunan sebanyak 88.404.563.849 rupiah.

BACA JUGA :  Runner Up Pengelolaan Anggaran, Kakanwil Apresiasi Capaian Lapas Surabaya

“Sangat perihatin juga melihat angka kecelakaan sebanyak itu. Seharusnya biaya sebanyak 88 Milyar tersebut bisa kita gunakan sebagai program-program yang lebih bermanfaat seperti mudik gratis, perbaikan sarana-sarana tempat ibadah, perbaikan tempat pendidikan, sarana lalu lintas dan simpan pinjam bagi pengusaha mikro. Jadi kita punya program-program seperti itu,” pungkasnya. (alf)