SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Empat Mobil Diberondong Paving Saat Melintas di Tol Surabaya-Malang

IMG-20160818-WA0039
(CANDIterkini) – Lempar batu atau paving kembali teror sidoarjo. Kali ini, sebanyak empat mobil menjadi korban lempar paving di Jalan Tol Sidoarjo-Malang sekitar Kilometer 28 dan 29, dikawasan Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Menurut data yang dihimpun, mobil pertama kali yang menjadi korban yakni mobil Daihatsu Grand Max bernopol N 8376 TG yang dikemudikan M. Sholeh, warga Sukorejo, Pasuruan. Ketika itu, M. Sholeh nengemudikan dari arah Surabaya. Namun, tepat di bawah jembatan layang dikawasan Sepande, mobilnya dilempar orang.

BACA JUGA :  Babinsa Penambangan Tingkatkan Minat Baca Anak-Anak TK Melalui Program TMMD ke-120

Seketika itu, dirinya menghentikan lajunya untuk melihat kondisi mobil. Tak lama kemudian, M. Sholeh melihat sebuah Daihatsu Ayla bernopol P 418 EC yang dikemudikan Yoga Wicaksono (38) berhenti. Rupa-rupanya, mobil yang dikemudikan warga Situbondo tersebut juga menjadi korban pelemparan.

Selanjutnya Toyota Agya bernopol DK 983 BP yang dikemudikan Imam Jauhari (50) warga Pamolokan, Sumenep. Dan, yang terakhir adalah mobil Toyota Limo yang disopiri Syafi Anwar (57) warga Gondanglegi, Malang. “Pelaku melempar batu dari atas jembatan. Sasarannya adalah mobil yang melintas di jalan tol,” kata Kanitreskrim Polsek Candi Ipda Isbahar Buamona, Kamis (18/08/2016).

BACA JUGA :  Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Laksanakan Normalisasi Sungai di Desa Penambangan

Dirinya menambahkan, setelah pihaknya mendapat laporan dari korban, beberapa tim diterjunkan kelokasi untuk melakukan olah TKP. Hasilnya, petugas menemukan beberapa paving di atas jembatan. “Di dekat lokasi, polisi juga mengamankan kardus yang disobek hingga menyerupai alas tidur,” ucapnya.

BACA JUGA :  Meriahnya Milad ke-2 PSHW-TM Balongbendo, Tampilkan Atraksi Seni Silat

Sementara itu, setelah melakukan olah TKP, petugas langsung melakukan patroli. Sedangkan ketika mencari keterangan dari beberapa saksi dilokasi, dirinya menyatakan bahwa sebelumnya terdapat orang gila yang berada diatas jembatan. “Sebelum kejadian, memang ada orang gila di atas jembatan. Usianya sekitar 60 tahun dan berambut gondrong,” pungkasnya.(alf)