SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

DPRD Sidoarjo Dorong Pemerintah Pusat Realisasikan Fly Over Bundaran Aloha

(SIDOARJOterkini) – Tingginya volume kendaraan dari arah Surabaya, arah Sidoarjo dan kendaraan dari Jalan Juanda kerap kali menyebabkan kemacetan di Kawasan Bundaran Aloha, di Desa Sawotratap, Kecemasan Gedangan, Sidoarjo.

Ditambah lagi keberadaan rel kereta api, krosing saat kendaraan hendak putar balik, kendaraan keluar masuk Bangah, dan sebagainya, membuat kawasan itu selalu padat. Utamanya saat jam-jam berangkat dan pulang kerja.

Pemerintahan Pusat sudah merencanakan pembangunan Fly Over. Hal ini sesuai dengan Perpres 80 tentang percepatan pembangunan wilayah di Jatim. Namun sampai sekarang belum ada progresif yang jelas waktu pembangunannya.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo mendorong pemerintah pusat untuk segera merealisasikan pembangunan fly over Bundaran Aloha. Sebab keberadaan proyek yang dianggap dapat mengurai kemacetan itu sudah di nanti oleh masyarakat kota delta.

“Masyarakat sudah lama menunggu adanya Fly Over Bundaran Aloha, sebab memang volume kendaraan di daerah tersebut sangat padat,” Kata H. Usman Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo saat di Konfirmasi, Kamis 26 November 2020.

BACA JUGA :  Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalan Ngaban, 16 Pelanggar Terjaring

Abah Usman panggilan Ketua DPRD Sidoarjo itu menambahkan, pembangunan fly over ini selaras dengan program pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang menargetkan penyelesaian Frontage Road Waru-Buduran selesai pada 2021.

“Kalau di Bundaran Aloha sudah ada Fly Over, terus Frontage Road juga selesai, maka saya yakin tidak ada lagi kemacetan disepanjang jalan dari Waru hingga Buduran,” ujar politis PKB itu.

Senada juga disampaikan Kayan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, menegaskan dalam peraturan presiden nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi Di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru.

BACA JUGA :  Seorang Kakek Tewas Tertabrak Motor Saat Menyeberang di Jalan Kemendung Taman

Jelas keberadaan fly over di Bundaran Aloha ini memang menjadi kewenangan dari pemerintah pusat. Tapi pihaknya sebagai pejabat negara mendorong agar segera direalisasikan. Sebab ini berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi di kota delta, maupun di Jawa Timur.

“Dengan adanya fly over tersebut, kendaran dari, Surabaya, Sidoarjo maupun dari Bandara Juanda akan bebas hambatan,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintahan Kabupaten Sidoarjo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) saat ini Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan desain pembangunan flyover di Bundaran Aloha. Dan desain itu, kini sudah diusulkan ke pemerintah pusat.

BACA JUGA :  Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan 80.000 Baby Lobster Tujuan Batam

“Desain memang kami yang mengusulkan. Namun pembangunannya semua wewenang pusat,” Kata Heri Soesanto Kepala Bappeda Sidoarjo

Dalam desain flyover, terlihat ada dua flyover yang akan dibangun. Dua flyover itu yakni dari Jalan Juanda turun di sebelah barat atau jalan arah Sidoarjo menuju Surabaya. Dan satu flyover lagi menuju ke Jalan Juanda.

“Dengan begitu, kendaraan dari dan menuju Jalan Juanda tidak terpengaruh rel kereta api. Juga menghindari croosing di Bundaran Aloha. Tentu ada penambahan luas jalan di sebelah barat agar titik turun dan naik flyover tidak menimbulkan kepadatan baru,” pungkasnya (adv/pung)