SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan Politik & Pemerintahan

DPD IMM Jatim Restui Sidoarjo Jadi Tuan Rumah Musyda

(SIDOARJOterkini) – Musyawarah Daerah (Musyda) ke -XXI DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Timur akan segera digelar. Sidoarjo, menjadi salah satu pilihan yang akan dijadikan sebagai tuan rumah dalam forum yang digelar untuk memilih jajaran pengurus baru sekaligus pertanggungjawaban periode saat ini.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD IMM Jatim Andreas Susanto saat menghadiri Pembukaan Musycab PC IMM Sidoarjo, Sabtu (30/10). Dalam kesempatan itu, Andreas mempersilahkan Sidoarjo untuk dapat menjadi tuan rumah Musyda. Namun, yang perlu dilakukan tuan rumah ialah mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat. Sebab, IMM masih sangat mempertimbangkan situasi dan kondisi pandemi Covid-19.

“Silahkan Sidoarjo menjadi tuan rumah Musyda jika memang siap dan mendapat izin dari kepala daerah,” tutur Andreas,Sabtu 30 Oktober 2021.

BACA JUGA :  Mobil Grand Livina Pilih Kabur Usai Tertabrak KA Wijaya Kusuma di JPL 64 Katerungan Krian

Lebih lanjut diungkapkan Andreas, IMM Jatim telah menorehkan pencapaian luar biasa dari tahun ke tahun. Salah satunya ialah mengantar kader terbaiknya memimpin DPP IMM.

“Sudah tiga periode terakhir Ketua DPP IMM berasal dari Jatim, hal ini menjadi bukti bahwa kader-kader IMM Jatim sangat diperhitungkan,” ujar Andreas.

BACA JUGA :  Wabup Subandi Selesaikan Polemik Akses Jalan Perumahan di Desa Bligo Candi 

Selain mengantarkan kader terbaiknya, Andreas juga mengapresiasi upaya kader-kader IMM Jatim yang telah berhasil melakukan perubahan redaksi tujuan IMM pada Muktamar beberapa waktu lalu. Diskusi merubah tujuan IMM dinilai cukup ekstrim karena menyangkut dasar organisasi ini berdiri. Karena itu, pihaknya memaklumi ada pertentangan keras di tingkat nasional.

BACA JUGA :  Wanita Muda Patah Kaki, Setelah Motornya Tergelincir di Jalan Wonokupang Balongbendo

Perubahan yang dimaksud ialah mengganti ‘Mengusahakan Akademisi Islam’ menjadi ‘Mewujudkan Intelektual Islam’.

“Sudah 50 tahun IMM berdiri tapi masih juga mengusahakan. Inilah saatnya kita, IMM tampil untuk mewujudkan tujuan-tujuan dari gerakan kita,” pungkas Andreas.(*/cles)