SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pilbup Sidoarjo 2020

Ditinggal PDIP, Nasdem dan PBB, Golkar PAN Duet Maut

image

       Warih-Imam Sugiri

(SIDOARJOterkini)- Koalisi Sidoarjo Bersatu (KSB) bakal tinggal kenangan. Hal ini ditandai dengan “hengkangnya” PDIP, Nasdem dan PBB yang mengusung cabup HMG Hadi Sutjipto berpasangan dengan Cawabup Abdul Kholik dalam Pilkada Sidoarjo 2015. Kini tinggal Golkar dan PAN yang akan duet maut mengusung cabup-cawabup sendiri.

PAN dan Partai Golkar memilih berkongsi sendiri. Dua nama yang digadang bakal maju adalah Warih Andono dari Partai Golkar dan Imam Sugiri asal PAN.

BACA JUGA :  Tekan Penyebaran Covid-19, Petugas Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Wilayah Tanggulangin

Mereka menduduki jabatan ketua DPD Sidoarjo di partainya masing-masing. Kini foto keduanya beredar di broadcast messenger.

Apakah mereka serius atau hanya figuran saja, belum terjawab. Warih diplot sebagai bakal calon bupati. Sedangkan Imam Sugiri menjadi wakilnya.

BACA JUGA :  Komisi B DPRD Sidoarjo Minta Disperindag Awasi Penjualan dan Cegah Penimbunan Minyak Goreng

Ketua penjaringan cabup-cawabup KSB, Emir Firdaus mengatakan dia  ditugasi menjarig calon. Tapi kalau ketua partai tak punya komitmen, dia mengancam akan mundur dari ketua penjaringan. “Untuk apa ada tim penjaringan kalau jalan sendiri-sendiri,” tandasnya.

BACA JUGA :  Pemotor Patah Tangan, Usai Motor Yang Dikendarainya Diserempet Truk di Jalan Sidorejo Krian

Ucapan Emir ini  merupakan reaksi dari manuver PDIP yang masukkan nama Hadi Sutjipto ke bursa calon bupati. Pasalnya, dia tidak mendaftar ke KSB. Namun, PDIP berkeras mengusung Pak Tjip berpasangan dengan Abdul Kholiq. (st-12)