SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Diduga Masih Sembelih Sapi Betina, Petugas Gabungan Razia Kandang Penyembelihan di Krian

Petugas gabungan saat merazia kandang milik H Wakil, Dusun Klagen Krian.
Petugas gabungan saat merazia kandang milik H Wakil, Dusun Klagen Krian.

(KRIANterkini) – Tim Gabungan dari Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Krian, Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan (DP3) Kabupaten Sidoarjo Gelar Razia di kandang milik H. Wakil di Dusun Klagen RT 10 RW 04, Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo, yang di duga menyembelih sapi betina Produktif, Senin (28-03-2016).

Dilokasi, sekitar pukul 21.00 WIB, tim gabungan mulai memeriksa satu persatu daging yang telah disembelih dikandang tersebut. Untuk mengetahui sapi betina produktif, tim Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sidoarjo mengambil satu jirigen limbah untuk di lakukan uji laboratorium.

BACA JUGA :  Babinsa Penambangan Tingkatkan Minat Baca Anak-Anak TK Melalui Program TMMD ke-120

Tidak hanya itu, pihaknya juga membawa rahang, titarus dan gigi sapi untuk mengetahui apa itu sapi betina produktif atau bukan.

“Jika dalam uji lab nanti terbukti, pelaku akan di jerat dengan Undang-undang nomor 41 Tahun 2014 tentang peternakan dan kesehatan hewan dengan ancaman maksimal tiga tahun penjara,” tegas Kompol Agung Setyadi, Kapolsek Krian.

BACA JUGA :  Meriahnya Milad ke-2 PSHW-TM Balongbendo, Tampilkan Atraksi Seni Silat

Selain melakukan razia penyembelihan sapi betina produktif, lanjut Agung, dirinya juga melakukan razia tempat penyembelihan ilegal. “Sudah jelas ini ilegal. Karena penyembelihan hewan sudah ada tempatnya sendiri di RPH,” Terangnya.

BACA JUGA :  Satgas TMMD ke-120 Kodim 0816/Sidoarjo Laksanakan Normalisasi Sungai di Desa Penambangan

Tidak hanya di kandang milik H. Wakil, tim gabungan juga melakukan razia di Desa Keterungan dan Desa Sedengan Mijen yang sebelumnya juga melakukan kasus yang sama, yakni penyembelihan sapi betina produktif dan tempat penyembelihan ilegal “Kedua lokasi itu saat kita datangi tidak ada aktifitas sama sekali. Ya mudah-mudahan saja mereka sudah insaf,” pungkasnya.(alf)