SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Dibangun, Jalan Kemangsen-Krian Ditutup 41 Hari, Lalin Dialihkan ke Jalur Alternatif

IMG_20160802_105238

(KRIANterkini)-Pembangunan jalan Kemangsen Krian Sidoarjo dituntaskan tahun ini. Dinas PU Bina Marga Sidoarjo bakal menggunakan
Precast Rigid Pavement (PRP) atau balok beton. Pekerjaan akan memakan waktu selama 41 hari, mulai 4 Agustus hingga 13 September.

Mengantisipasi kemacetan di jalur padat itu, arus lalu lintas (Lalin) yang melewati Jalan Kemangsen bakal dialihkan menuju sejumlah jalur alternatif. “Pengguna jalan bisa melewati jalur alternatif,” ujar Kanit Lantas Polsek Krian Aiptu Sutrisno, saat rapat koordinasi proyek Jalan Kemangsen, di Kantor Dinas PU Bina Marga Sidoarjo, Selasa (2-8-2016).

Semua jenis kendaraan, kecuali truk besar, dari arah Prambon menuju Balongbendo, dialihkan melalui jalan dekat Pasar Temu belok kiri. Pengguna jalan yang hendak menuju Mojokerto, bisa melalui Jalan Desa Temu.

BACA JUGA :  Pemotor Asal Sukodono Tewas Diseruduk Mobil L300 di Jalan Juanda Gedangan

Untuk untuk truk besar dari Mojokerto, bisa langsung ke Tol Porong melalui jalan Pakerin, Mojosari. Dengan demikian bisa mengurai kemacetan di Simpang Lima Krian saat Jalan Kemangsen ditutup selama 41 hari, mulai pukul 12.00 WIB. “Selain kami pasang rambu pemberitahuan jalur alternatif, juga diterjunkan sejumlah personel di lapangan, di simpul pengalihan arus,” pungkas Aiptu Sutrisno.

Sedangkan Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga Sidoarjo, Sulaiman mengaku, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dishub Sidoarjo untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. “Harapan kami pekerjaan bisa rampung sesuai jadwal yang sudah direncanakan,” tandas Sulaiman yang memimpin rapat, didampingi Kabid Pemeliharaan Dinas PU Bina Marga Yunan Khoiron.

BACA JUGA :  Banjir di Kecamatan Porong Surut, Bupati Muhdlor Segera Perbaiki Jalan Desa yang Rusak

Pekerjaan peningkatan jalan Kemangsen, dilakukan sepanjang 649 meter dengan memasang 492 balok beton, masing-masing balok beton berukuran 3, 5 meter x 2, 5 meter dan tebal 24 sentimeter. Peningkatan Jalan Kemangsen memakai PRP ini, menelan dana APBD Tahun 2016, senilai Rp 7, 8 Miliar.

Dengan pemasangan balok beton atau PRP sepanjang 649 meter itu, maka ruas Jalan Kemangsen seluruhnya nyaris sudah memakai balok beton atau RPP, dari total panjang jalan sekitar 1, 1 KM, yang dibangun bertahap sejak tahun 2014 silam.

BACA JUGA :  JPU Tuntut Kades Tarik 5 Bulan Penjara dan Denda Rp 5 Juta Dalam Kasus Pidana Pemilu

Jalan Kemangsen Krian Sidoarjo, ini sengaja dibangun memakai balok beton mengingat ruas jalan yang padat arus lalin kendaraan tonase berat. Jalan memakai balok beton ini diklaim mampu menahan berat tonase kendaraan hingga 10 ton dan kekuatannya ditaksir bisa mencapai 20 tahun. (st-12)