
SIDOARJOterkini – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan terus ditunjukkan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Babinsa Koramil 0816/15 Sukodono bersama perangkat desa dan relawan lingkungan melaksanakan Karya Bhakti pembersihan aliran Sungai Beciro di Dusun Baciro, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut tidak hanya difokuskan pada pengangkatan sampah yang mencemari sungai, tetapi juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di sejumlah titik bantaran sungai. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem guna mengantisipasi banjir dan pencemaran air.
Karya Bhakti ini dihadiri Danramil 0816/15 Sukodono Kapten Inf Ghopur Urokhim, Kepala Dusun Jumputrejo Eka Santi, Bati Tuud Koramil 0816/15 Sukodono beserta anggota, serta 20 relawan Sungai Bandar Raya yang selama ini aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan peserta yang dipimpin Bati Tuud Koramil 0816/15 Sukodono. Dalam apel tersebut disampaikan arahan mengenai keselamatan kerja, pembagian sektor pembersihan, serta pentingnya kekompakan agar kegiatan berjalan aman dan efektif.
Usai apel, seluruh peserta langsung menyisir aliran dan bantaran Sungai Beciro. Sampah-sampah yang menghambat aliran air diangkat dan dikumpulkan, sementara di beberapa lokasi dilakukan penanaman pohon sebagai upaya memperkuat struktur tanah, mengurangi erosi, dan meningkatkan daya serap air.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan lancar. Semangat gotong royong terlihat dari antusiasme para peserta yang bahu-membahu menata kembali lingkungan sungai agar lebih bersih dan asri.
Di sela kegiatan, Kapten Inf Ghopur Urokhim menegaskan bahwa Karya Bhakti ini merupakan bagian dari peran TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana di wilayah binaan.
“Pembersihan sungai dan penanaman pohon ini adalah langkah preventif untuk menekan risiko banjir dan pencemaran. Sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan kegiatan tidak lepas dari peran aktif relawan dan masyarakat. Kolaborasi yang solid diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momen kegiatan Karya Bhakti.
Melalui aksi bersama ini, Sungai Beciro diharapkan kembali berfungsi optimal, lingkungan sekitar menjadi lebih sehat, serta hubungan TNI dan masyarakat semakin erat dalam mewujudkan wilayah yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(cles)
