SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Buka Konfercab, Bupati Muhdlor Ajak Muslimat NU Sinergi Bangun Sidoarjo

 

(SIDOARJOterkini) – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) membuka secara resmi Konferensi Cabang Muslimat NU Sidoarjo Masa Khidmat 2016 – 2022, Minggu, (20/3) bertempat di Hall Hotel Luminor Sidoarjo.

Bupati Gus Muhdlor dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya menjalin sinergitas antar stakeholder demi suksesnya program pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Hal itu sejalan dengan tema Konfercab “Khidmah Muslimat NU, Berdaulat, Mandiri & Sejahtera”.

“Atas nama Pemkab Sidoarjo, kami menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergitas antar stakeholder adalah harga mati. Khususnya stakeholder yang memberi warna dalam mengawal pembangunan Sidoarjo, salah satunya adalah Muslimat NU Sidoarjo,” kata Gus Muhdlor disambut tepuk tangan oleh peserta konfercab.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/13 Wonoayu Dampingi Penyaluran BLT-DD Mojorengagung

Selain mengapresiasi peran Muslimat dalam kontribusinya mengawal pembangunan kota Delta, Bupati juga berpesan program kemajuan ekonomi umat juga menjadi fokus utama perhatian Muslimat NU Sidoarjo.

“Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa Muslimat punya pengabdian lebih besar dalam pembangunan di Kabupaten Sidoarjo, misalnya saja dibidang pendidikan terdapat sekolah MINU Pucang sedangkan dibidang kesehatan berhasil mengelola RS. Siti Hajar.

BACA JUGA :  Cetak Perempuan Mandiri, Bupati Sidoarjo Berikan Bantuan Modal Kepada 1.891 Kelompok Usaha

Di bawah kendali Muslimat sekolah MINU Pucang menjadi sekolah unggulan di Sidoarjo. Dibidang kesehatan Muslimat Sidoarjo telah berhasil mengeloa RS. Siti Hajar dari Rumah Bersalin Ibu dan Anak berkembang besar menjadi salah satu Rumah Sakit swasta unggulan di kota Delta.

BACA JUGA :  Kanwil Kemenkumham Jatim Apresiasi Perhatian Kak Seto Kepada Warga Binaan Rutan Perempuan yang Baru Melahirkan

Gus Muhdlor berharap, selanjutnya Muslimat menggarap sektor ekonomi yang berorirentasi pada kemandirian umat.

“Sektor kemandirian ekonomi umat setelah ini menjadi sektor yang harus dituju, mengingat ada 15% perempuan yang menjadi kepala rumah tangga, sehingga maslahat yang dicita-citakan bisa tercapai,” pungkas Gus Muhdlor. (st-12/cles).