SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Bripka Dwi Duel Dengan Begal di KNV,

Kapolres Sidoarjo AKBP Muh Anwar Nasir
Kapolres Sidoarjo AKBP Muh Anwar Nasir

(SIDOARJOterkini)- Polisi tak butuh waktu lama, untuk mengenali bahwa penjahat sadis itu bernama Ari Sandi. Sebab saat Olah TKP, di saku celana
pelaku terdapat uang beberapa ribu Rupiah dan sebuah ponsel.

Berbekal nomor yang tersimpan di ponsel, polisi mengontak salah
satu nomor, yang ternyata diterima Handoko 52, bapak kandung pelaku
Ari Sandi. “Berbekal pengakuan bapak pelaku, malam itu juga kita
langsung melakukan penggeledahan ke rumah kontrakan pelaku di Gunung
Anyar, Surabaya,” terang Kapolres Muh Anwar Nasir.

Bahkan dari upaya itu, lanjut Kapolres, pihaknya juga berhasil mengindikasi bahwa komplotan Ari Sandi Cs merupakan komplotan begal yang
telah beraksi di sejumlah TKP.

BACA JUGA :  Sopir Mengantuk, Truk Tabrak Tiang Listrik hingga Terguling di Jalan Trosobo Taman

Anwar menjelaskan polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga kuat sebagai alat pelaku untuk melakukan kejahatan. “Komplotan ini punya nama, tapi saya lupa apa namanya,” tandas mantan
Kapolres Nganjuk ini.

Dalam kesempatan itu pula, Kapolres mengungkap apresiasi yang tinggi
kepada Bripka Dwi Priyo Sudomo yang telah menunjukkan keberanian
sebagai polisi. Meski di sisi lain, ia juga menyesalkan sikap warga
Perum KNV, lantaran bertindak main hakim sendiri hingga membuat
tewasnya seorang pelaku kejahatan. “Kondisi seperti itu memang sangat
dilematis. Tapi saya berharap masyarakat tetap menjunjung tinggi
proses hukum, dan tidak menghakimi pelaku kejahatan, apalagi kalau dia
sudah tidak berdaya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Bupati Muhdlor : Kegiatan Keagamaan Tetap Berjalan Syaratnya Menjaga Prokes

Naluri sebagai polisi muncul ketika melihat penjahat. Seperti inilah yang dilakukan Bripka Dwi Priyo Sudomo demi menjaga keamanan perumahannya.

BACA JUGA :  Petani Desa Randegan Gelar Keleman Ungkap Syukur Masuki Masa Tanam

Dia rela bertaruh nyawa bertarung dengan komplotan penjahat sadis yang hendak membuat rusuh
kampung tempat tinggalnya, Perum Kahuripan Nirwana Village (KNV), Desa
Jati Kecamatan Sidoarjo. Bripka Dwi
berhasil melumpuhkan pelaku tersadis, meski dengan tangan nyaris putus
akibat tebasan parang milik penjahat.(st-12)