SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Bom Meledak di Runusawa Wonocolo, Densus 88 Gerebek Rumah Teroris di Sukodono

(SIDOARJOterkini)- Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teroris menggerebek rumah di perumahan kawasan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo. Diduga, rumah itu ditempati teroris yang merupakan jaringan teroris yang mengebom tiga gereja di Surabaya.
Densus 88 masuk ke perumahan Puri Maharani, Sukodono pagi hari. Sejauh ini informasi yang diperoleh ditemukan alat peledak di kawasan itu.
Malam harinya, sebuah bom kembali meledak setelah pada Minggu Pagi meledakkan Tiga gereja di Surabaya. Kali ini terjadi di Rusunawa Wonocolo Kecamatan Taman, Minggu (13/5/2018).
Sumber ledakan yang diduga bom ini dari sebuah kamar yang ada di Rusunawa Blok B Lantai 5 terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Tim Jihandak Polda Jatim yang datang ke lokasi segera melakukan sterilisasi. Berdasarkan pengamatan dilapangan, terdengar beberapa kali ledakan dan tembakan dilokasi kejadian. terhitung ada lima kali ledakan terjadi. Sementara itu warga yang menghuni rusunawa tampak mengalami kepanikan dengan berhamburan keluar.
Salah satu petugas administrasi Rusunawa Wonocolo, Sepanjang Lidya Susanti (28), yang berhasil ditemui menyebutkan, ledakan pertama terjadi disebuah kamar milik Pak Anton blok B lantai 5 tepat pada pukul 20.00 Wib, selepas warga menjalankan ibadah sholat isya. Mendengar ledakan tersebut, warga langsung berhamburan keluar.
“Setelah shalat isya, tiba-tiba ada suara ledakan dari sana,” ujar Lidya, Minggu, 13 Mei 2018 malam.
Ditambahkannya, di kamar tersebut ada sekitar enam orang yang terdiri  Anton, Istrinya, dan empat anaknya. Menurutnya, pak Anton merupakan warga Surabaya yang tinggal di Rusunawa sejak 2015 lalu.
“Dia jualan kue keliling. Sedangkan anaknya masih sekolah,” ujarnya.
Hingga saat ini, sudah ada tiga korban yang sudah dibawa Ke RS. Siti Khadijah Sidoarjo. “Istrinya enggak tahu, enggak kelihatan,” tandasnya.
Salah satu penghuni Rusunawa Wonocala Blok A Desy Retno (28), terdengar sebuah ledakan yang sangat keras pada malam itu.
“Saya kira itu ledakan gas, tapi ternyata warga berlarian keluar,”ucapnya.
Dalam kejadian itu, tiga orang dilarikan menggunakan pickup ke Rumah Sakit Siti Khodijah, Taman, Sidoarjo. Diantaranya satu orang dewasa dan dua anak satu perempuan dan laki-laki.
 “Saya lihat tadi ada satu orang dewasa dan 2 anak,” terangnya.
Di lokasi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya serta bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo tampak sedang memantau dan menunggu hasil penyelidikan. (cles)