SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks Politik & Pemerintahan

BNNK Sidoarjo Gandeng Insan Pers Wujudkan Kota Tanggap Ancaman Narkoba

 

Foto :Para Pemateri bersama dengan awak media

(SIDOARJOterkini) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo menggelar workshop penguatan kapasitas kepada insan media untuk mendukung kota tanggap ancaman Narkoba di sebuah hotel di kawasan Juanda Sidoarjo, Jumat 30 September 2022.

Kegiatan yang diikuti oleh para jurnalis tersebut menghadirkan pemateri Anita Yudi, S.I.Kom dari Diskominfo Sidoarjo, Rifqy, S.H., M.H. Dosen Hukum Umsida, Gilang Gusti Aji, S.IP Dosen Ilmu Komunikasi Unesa, Mustain Ketua PWI Sidoarjo Diskominfo Sidoarjo, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan PWI Sidoarjo.

BACA JUGA :  Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo Pantau Mediasi Antara Warga Kemangsen Dengan Pengembang Perumahan

Dalam sambutannya Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Kombes Pol Raden Muhammad Tohir Hendarsyah, S.I.K menyampaikan, tingginya kasus penyalahgunaan Narkoba khususnya di Kabupaten Sidoarjo membuat pihaknya terus berupaya menggelorakan semangat untuk memerangi narkoba.

“Narkoba beresiko terjadinya pelemahan berbagai sisi kehidupan masyarakat yang akan menghancurkan bangsa,”ungkapnya.

Untuk hal tersebut lanjut Kombespol Raden Muhammad Tohir Hendarsyah, BNNK Sidoarjo terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penguatan kepada semua elemen masyarakat termasuk awak media dan menyatakan perang terhadap Narkoba.

BACA JUGA :  Cegah Kenakalan Remaja, Babinsa Koramil 0816/17 Gedangan Lakukan Komsos dengan Kalangan Pelajar

“Pers merupakan mitra kami dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat luas tentang bahaya narkoba,”tegasnya.

BACA JUGA :  Pemkab Sidoarjo Gelontor Bansos Total Rp. 1 Miliar Untuk 3.599 Warga Sekitar Kawasan TPA Griyo Mulyo Jabon

Dengan demikian, tambah Kombespol Raden Muhammad Tohir Hendarsyah, berbagai program maupun kinerja dari BNNK Sidoarjo dalam upayanya memberangus Narkoba bisa tersampaikan kepada masyarakat.

“Dengan bersinergi dengan Pemkab, akademisi, praktisi hukum, media dan masyarakat diharapkan kota tanggap ancaman Narkoba bisa terwujud,”tandasnya. (cles)