SIDOARJO TERKINI
Headline Hukum & Kriminal Indeks

Beraksi di 22 TKP, Tujuh Begal Sadis Dibekuk

image

Kapolres Sidoarjo AKBP Anggoro Sukartono menunjukkan barang bukti kejahatan begal genk RAKI.

(SIDOARJOterkini)-Polres Sidoarjo berhasil membekuk tujuh kawanan begal yang biasanya beroperasi di Sidoarjo dan Surabaya. Mereka terkenal sadis karena tak segan-segan melukai dan membunuh korbannya.

Kawanan begal yang biasa dijuluki Geng RAKI (Raja Kedondong Gang I), selama ini cukup terkenal. Mereka bermarkas di Kedondong Gang 1, Blauran, Surabaya.

Genk RAKI berjumlah sembilan orang. Dan kini yang menjadi buronan polisi dua orang karena kabur saat akan ditangkap.

Tujuh tersangka yang ditangkap, yakni RL, MX, AG, MB, GDR, FD, AD dan HR. Dari pengakuan komplotan ini, mereka beraksi di 15 tempat kejadian perkara (TKP) wilayah Sidoarjo dan tujuh TKP di wilayah Surabaya.

BACA JUGA :  Petugas PPS Desa Lebo Meninggal Dunia, Bupati Sidoarjo Berikan Santunan kepada Keluarga¬†

Salah satu TKP perampasan yang dilakukan kawasan RAKI ini di Jalan Raya Taman, Kecamatan Taman, Sidoarjo, 19 Pebruari lalu, korbannya Hari Prasetyo alamat Gunungsari, Surabaya.

Genk RAKI mencegat korban sekitar pukul 02.30 WIB dan berhasil membawa kabur motor Honda Beat warna putih. “Setelah mendapat laporan perampasan, kita langsung mengejar pelaku,” ujar Kapolres Sidoarjo AKBD Anggoro Sukartono.

Buser Reskrim Polres Sidoarjo yang sedang menggelar razia sikat kemudian mencegat di jembatan Suramadu. Pasalnya, polisi mendapat informasi jika motor hasil perampasan dibawa ke Madura.

Ternyata benar, pelaku membawa motor ke Madura. Namun, saat akan ditangkap pelaku berusaha kabur. Akhirnya pelaku bisa ditangkap setelah terhalang polisi yang merazia kendaraan yang berjarak sekitar satu kilometer dari jembatan Suramadu.

BACA JUGA :  Koramil 0816/15 Sukodono Amankan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

Ternyata yang melintas bukan hanya satu pelaku yang membawa honda beat putih. Ada satu pelaku lagi yang membawa motor honda beat warna hijau nopol W 5810 VV. “Motor ini ditinggal begitu saja oleh pelakunya. Dan, setelah kita selidiki motor ini juga hasil perampasan,” tambah Anggoro Sukartono.

Dari pengakuan tersangka, mereka beraksi di daerah Junwangi, Krian, 31 Januari 2015 berhasil menggondol honda Vario. Dihari yang sama pelaku merampas motor di wilayah Watugolong, Krian, namun motor tidak jadi dibawa karena motor buatan China.

Komplotan ini bukan hanya beraksi di wilayah pinggiran kota saja. Mereka juga mencari sasaran ditengah kota, seperti di wilayah Gedangan, wilayah Pucang, dan wilayah Sidoarjo lainnya.

BACA JUGA :  Pemotor Asal Sukodono Tewas Diseruduk Mobil L300 di Jalan Juanda Gedangan

Selain di wilayah Sidoarjo, mereka juga beraksi di wilayah Surabaya. “Satu pelaku kita serahkan ke Polwtabes karena terkait perampasan di wilayah Surabaya,” tandas Kasat Reskrim Polres Sidoarjo Ayub Diponegoro Azhar. (st-12)