SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Bangunan TPST Wilayah Balongbendo Mangkrak Setelah Dibangun 2 Tahun Lalu, Ada Apa dengan DLHK Sidoarjo?

Kondisi terkini TPST di Wliayah Balongbendo yang ditumbuhi pepohonan

(SIDOARJOterkini) – Keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kecamatan Balongbendo yang hingga kini belum difungsikan menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat khususnya yang berada di Sidoarjo wilayah Barat.

Di saat Sidoarjo sedang darurat sampah seiring dengan TPA Jabon yang mengalami overload, TPST yang dibangun dengan menggunakan APBD tahun 2018 yang sedianya untuk menampung sampah di wilayah barat Sidoarjo terbengkelai dan ditumbuhi pepohonan dan semak belukar.

“Banyak warga yang membuang sampah di pinggir jalan,”ungkap Khoiri warga Balongbendo.

Dikatakannya, sering dijumpai pengendara motor yang tiba-tiba melempar bungkusan sampah ditempat yang tidak seharusnya dibuangi. Hal tersebut dikarenakan tidak ada fasilitas penampungan sampah.

“Selain di pinggir jalan, warga kadang juga membuang sampah di sungai yang pasti bisa menimbulkan banjir,”ucapnya.

BACA JUGA :  Nyaris Dimassa, Pelaku Begal di Jalan Arteri Porong Berhasil Diringkus Saat Beraksi

Sementara itu Kepala DLHK Kabupaten Sidoarjo Bahrul Amiq, terkait keberadaan TPST wilayah barat yang hingga kini belum dioperasikan mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada camat dan Kades untuk segera mengoperasikan TPST tersebut.

“Secara lisan sudah disampaikan ke camatnya agar kadesnya mau jalankan TPSTnya,”ujar Amiq saat dihubungi melalui WhatsApp, 3 November 2021..

Menanggapi hal tersebut Camat Balongbendo Achmad Farkan Jazuli menyatakan, pihaknya akan segera menyampaikan ke Kades untuk segera memfungsikan bangunan TPST yang saat ini telah ditumbuhi pepohonan.

BACA JUGA :  Revitalisasi Fungsi Sungai, Pemkab Sidoarjo Luncurkan Sidoresik

“Segera kita Intruksikan ke Kades untuk segera mengumpulkan warganya, untuk  membentuk KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat),” ujar Farkan saat ditemui SIDOARJOterkini.com di kantornya, Jumat 05 November 2021.

Nantinya lanjut Farkan, pihaknya meminta kepada DLHK Sidoarjo untuk memberikan pelatihan terkait sampah kepada para anggota KSM yang telah dibentuk.

“Petugas DLHK harus memberikan pelatihan tentang pemilahan sampah  kepada para anggota KSM,”ucapnya.

Terkait tidak tersedianya fasilitas di TPST tersebut, Camat Balongbendo menyatakan akan menyampaikan ke DLHK untuk segera melengkapi fasilitas TPST agar secepatnya bisa dioperasikan.

BACA JUGA :  Peringati Hari Aids Sedunia, Rutan Gresik Gelar Skrining HIV & AIDS Bagi Warga Binaan

“Selanjutnya KSM Akan membuat daftar peralatan apa yang dibutuhkan dan kemudian diajukan ke DLHK,”ucapnya.

Seperti diketahui, TPST Kemangsen Balongbendo dibangun tahun 2018 dengan menggunakan APBD 2018 senilai Rp.1.726.044.000. awalnya pembangunan TPST Balongbendo tersebut dibangun agar bisa menjadi solusi menumpuknya sampah khususnya di wilayah Sidoarjo barat. Namun Setelah pengerjaan bangunan selesai, dibiarkan begitu saja.

Dengan tidak difungsikan TPST tersebut, banyak ditemui lahan kosong di pinggir jalan raya Balongbendo yang menjadi tempat sampah baru, yang menimbulkan pemandangan tidak bagus dan bau busuk.(cles)