
SIDOARJOterkini — Suasana persawahan di Desa Gelang, Kecamatan Tulangan, Sabtu (29/11/2025) tampak berbeda. Sejak pagi, Babinsa Koramil 0816/05 Tulangan bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) turun langsung ke lahan, melakukan survei menyeluruh untuk memastikan kesehatan tanaman padi sekaligus memproyeksikan hasil panen para petani.
Dipimpin Koptu Maries Awan, kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB. Pendampingan ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu petani mendapatkan hasil panen yang optimal.
Babinsa dan PPL melakukan berbagai tahapan teknis, antara lain:
- Survei kondisi lahan dan tanaman untuk mendeteksi gejala penyakit serta potensi serangan hama.
- Pengambilan sampel padi guna menganalisis kematangan bulir dan kesehatan tanaman.
- Pelaksanaan ubinan, metode penting untuk menghitung produktivitas padi per petak sawah secara presisi.
- Penimbangan hasil ubinan sebagai data evaluasi objektif bagi petani dan penyuluh.
Data yang diperoleh akan digunakan untuk memetakan potensi panen serta tindakan perbaikan bila ditemukan hambatan di lapangan.
Koptu Maries Awan menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pendampingan pertanian adalah bentuk kepedulian nyata terhadap sumber penghidupan warga.
“Pendampingan kepada petani bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud perhatian kami terhadap ketahanan pangan di Tulangan. Melalui survei dan ubinan hari ini, kami memastikan hasil panen masyarakat terukur dan optimal,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa data lapangan sangat penting bagi PPL dan petani agar dapat mengambil langkah cepat dan tepat jika ditemukan masalah selama masa tanam.
Kegiatan yang berlangsung hangat dan tertib ini disambut baik oleh para petani Desa Gelang. Mereka mengapresiasi pendampingan Babinsa dan PPL, terutama terkait pemahaman teknik ubinan yang sebelumnya dianggap rumit.
Sinergi Babinsa–PPL ini diharapkan memberikan manfaat ganda: meningkatkan produktivitas pangan lokal, memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa serta mendorong peningkatan kesejahteraan petani.
Pendampingan berkelanjutan ini menunjukkan komitmen humanis TNI bahwa tugasnya tidak hanya menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk para petani yang menjadi ujung tombak ketahanan pangan nasional.(cles)
