
SIDOARJOterkini – Semangat gotong royong mewarnai kegiatan panen padi di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Selasa (6/1/2026). Di bawah terik matahari awal tahun, Babinsa Koramil 0816/03 Buduran, Serda Hefarizon, tampak turun langsung ke sawah mendampingi para petani memanen padi yang mulai menguning keemasan.
Kehadiran Babinsa di tengah areal persawahan tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak sekadar simbolis, pendampingan yang dilakukan bertujuan memastikan proses panen berjalan lancar sekaligus memberikan motivasi dan rasa aman bagi petani yang telah bekerja keras sejak masa tanam.
Serda Hefarizon mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
“Petani adalah pahlawan pangan. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan nyata agar jerih payah mereka selama satu musim penuh terbayar dengan hasil panen yang maksimal. Ketahanan pangan yang kuat berawal dari desa,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, pendampingan Babinsa tidak hanya dilakukan saat panen, tetapi sejak tahap pengolahan lahan, masa tanam, perawatan tanaman, hingga masa panen tiba. Hal ini dilakukan untuk memastikan kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.
Para petani Desa Damarsi menyambut positif kehadiran Babinsa. Suasana kekeluargaan terlihat jelas ketika canda tawa menyelingi aktivitas panen. Kehadiran TNI di tengah sawah dinilai mampu menambah semangat serta memberikan rasa aman di tengah tantangan pertanian, seperti cuaca dan serangan hama.
Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian warga Desa Damarsi sekaligus penopang ketahanan pangan di wilayah Buduran. Melalui sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik.
Kegiatan pendampingan panen padi ini berlangsung sejak pagi hingga siang hari dengan lancar dan penuh kebersamaan. Serda Hefarizon berharap, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga.
“Dengan kebersamaan, kita tidak hanya memanen padi, tetapi juga memanen kesejahteraan dan kerukunan warga,” pungkasnya.(cles)
