SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Awas Jalan Penghubung Bandara Juanda Jangan Sebabkan Banjir

Proyek pembangunan jalan penghubung  Terminal 1 dan 2 Bandar Udara Internasional Juanda dimulai.
Proyek pembangunan jalan penghubung Terminal 1 dan 2
Bandar Udara Internasional Juanda dimulai.

(SEDATIterkini)- Bupati Sidoarjo Saiful Ilah meminta agar pembangunan jalan
penghubung antara Terminal 1 dan Terminal 2 Bandar Udara Internasional
Juanda tidak menimbulkan banjir. Pasalnya, jalan tersebut akan
melewati avoeur Semampir, Kecamatan Sedati sepanjang 500 meter.

Hal ini diungkapkan Saiful Ilah saat penandatanganan MoU pembangunan
jalan sepanjang 1600 meter antara Pemkab Sidoarjo dan PT Angkasa Pura
I, Selasa (5-4-2016) di Kantor Angkasa Pura I, Bandara Juanda. “Saya minta
pembangunan jalan penghubung ini mempertimbangkan faktor lingkungan,
jangan menyebabkan banjir,” pintanya.

Saiful Ilah mengakui pembangunan jalan yang sudah dikerjakan mulai
bulan Januari 2016, tentu saja akan memudahkan para penumpang pesawat
dari terminal I ke terminal I dan sebaliknya.

BACA JUGA :  RSUD Krian Buka Perekrutan Pegawai Medis dan Non Medis, Berikut Penjelasannya

Selain itu, juga akan
menambah pemasukan bagi Bandara Juanda.
Namun Saiful Ilah meminta pembangunan jalan ini jangan sampai malah
menimbulkan banjir. Baik banjir di dalam lingkungan bandara maupun di
luar bandara, atau sekitar bandara. “Kita harus saling berkoordinasi
dengan jajaran terkait, agar kedepannya jangan sampai terjadi banjir,”
harap Saiful Ilah.

Sedangkan General Manajer PT Angkasa Pura I Juanda, Yowono menegaskan
kalau pembiayaan perawatan serta pemeliharaan wilayah sungai yang
dimanfaatkan untuk pembangunan jalan tersebut menjadi beban dan
tanggungjawab Angkasa Pura I. Dengan demikian, untuk pengerukan sungai
dan lainnya akan dicover oleh Angkasa Pura I.

BACA JUGA :  Bupati Muhdlor : Kegiatan Keagamaan Tetap Berjalan Syaratnya Menjaga Prokes

Untuk pembangunan jalan penghubung ini, lanjut Yuwono, pihaknya sudah
mengalokasikan anggaran sebesar Rp 39 miliar. Selain sebagai akses
dari terminal I ke terminal II, jalan itu juga bisa dilewati
masyarakat umum terutama warga yang tinggal disekitar jalan itu.
“Pengguna jalan juga tanpa dipungut biaya alias gratis,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sidoarjo Salamul Hadi Nurmawan yang ikut
menyaksikan dalam prosesi MoU, sangat mendukung atas pembangunan jalan
penghubung itu. Karena sangat memudahkan para penumpang pesawat yang
akan bepergian melalui Bandara Juanda. “Yang jelas program ini akan
menambah kontribusi pembayaran pajak daerah, bahkan untuk tahun 2015
sudah mencapai hingga Rp 15 miliar lebih,” jelas politisi PKB itu.

BACA JUGA :  Ajak UKM Bangkit dari Pandemi, Alfamart dan Nestlé Gelar Festival UKM Sabang-Merauke

Kabag Kerjasama Ari Suryono, mengatakan isi MoU diantaranya
adalah bahwa konstruksi jalan dibangun di atas saluran dengan tiang
pancang dalam sungai. “PT Angkasa Pura menjamin bahwa pembangunan
kontruksi jalan tidak akan mengganggu fungsi saluran. Oleh karena itu,
Pemkab Sidoarjo mendukung pembangunan tersebut, dan tidak berkeberatan
atas pemanfaatan sebagian ruang di atas saluran avour semampir,”tegasnya. (st-12)