SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Politik & Pemerintahan

Apakah Pengeboran Sumur Gas Lapindo di Tanggulangin Aman!!!, Ini dia Kajian Ahli Geologi

Handoko Teguh Wibowo ahli geologi menjelaskan hasil kajiannya terkait sumur gas Lapindo aman dari semburan lumpur
Handoko Teguh Wibowo ahli geologi menjelaskan hasil kajiannya terkait sumur gas Lapindo aman dari semburan lumpur

(SIDOARJOterkini)- Benarkan pengeboran yang akan dilakukan Lapindo Brantas Inc, di Sumur Migas (minyak dan gas) di Tanggulangin 1 (TGA-1) Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin aman dari lumpur. Inilah hasil kajian ahli geologi Handoko Teguh Wibowo.

Menurut Handoko, kawasan sumur migas Lapindo di TGA-1 masih aman dari semburan lumpur. Alasannya, hasil kajiannya efek dari semburan lumpur yang muncul di Sumur Banjar Panji 1, Desa Renokenongo, Kecamatan Porong mengarah ke barat.

Hal ini dibuktikan dengan terjadinya subsidence (penurunan tanah), keretakan tanah dan munculnya gelembung gas (bubble). “Baik penurunan tanah, bubble mengarah ke barat. Jadi kawasan sumur migas Lapindo di TGA-1 aman dari munculnya semburan seperti yang ditakutkan,” ujar Handoko dalam jumpa pers di Pusat Kuliner (Pazkul), Perum Kahuripan Nirwana Village (KNV), Selasa (12-1-2016).

BACA JUGA :  Ini Program Prioritas Bupati Muhdlor yang Akan Dituntaskan di Tahun 2022

Kepala Laboratorium Geodinamik dan Sedimentologi Jurusan Teknik Geologi Institut Teknologi Adhitama Surabaya ini menambahkan, pengeboran yang dilakukan di sumur 6 TGA-1 kedalamannya tak lebih dari 3000 feed atau tak lebih dari 1 kilometer. Beda dengan sumur di Banjar Panji 1 yang muncul semburan lumpur kedalamannya lebih dari 3000 feed atau 3 kilometer. “Jadi hasil kajian kami kalau di kawasan sumur yang akan dieksplorasi oleh Lapindo aman dari lumpur,” tegas Handoko.

Lalu bagaimana dengan fenomena gunung lumpur yang menyebabkan keluarnya semburan lumpur di kawasan Porong?. Ahli geologi yang juga Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Jawa Timur ini menjelaskan, jika gunung lumpur atau mud vulcano tidak sampai di kawasan TGA-1. Termasuk patahan watukosek yang melintasi di kawasan lumpur juga tidak melintas di garis yang akan di bor oleh Lapindo.

BACA JUGA :  Ajak UKM Bangkit dari Pandemi, Alfamart dan Nestlé Gelar Festival UKM Sabang-Merauke
BACA JUGA :  Petani Desa Randegan Gelar Keleman Ungkap Syukur Masuki Masa Tanam

Handoko menandaskan, kawasan yang rawan terjadinya semburan lumpur dan kena efek semburan lumpur tak lebih dari 2 kilometer arah barat pusat semburan. “Kalau kita lihat dari pusat semburan lumpur ke arah timur tidak terjadi subsidence tidak muncul bubble. Karena memang efek semburan mengarah ke barat,” pungkasnya. (st-12)