SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan

Air Sumur Purbakala Urangagung Jadi Rebutan

Warga sedang menggali situs sumur purbakala
Warga sedang menggali situs sumur purbakala

(SIDOARJOterkini)-Air situs purbakala yang menyerupai sumur Desa Urangagung, Kecamatan Sidoarjor menjadi rebutan. Warga berbondong-bondong memadati lokasi penggalian sumur.

Secara bergantian warga mengambil genangan air yang ada di tengah-tengah bangunan itu, lantaran dipercaya bisa menyembuhkan penyakit.Mereka datang dengan membawa sebuah gayung, gelas plastik, ataupun botol air mineral.

Kemudian mereka turun ke bawah dan mengambil sedikit genangan air diantara dua tumpukan batu bata yang diduga kuat merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit itu. Mereka menyakini bahwa air itu bisa menyembuhkan penyakit.

BACA JUGA :  Ini Program Prioritas Bupati Muhdlor yang Akan Dituntaskan di Tahun 2022

Imam, warga sekitar mengatakan, kedatangannya ke lokasi itu ingin membuktikan obrolan tetangganya bahwa air yang tergenang itu dipercaya bisa menyembuhkan penyakit bila diminum. “Banyak orang-orang yang membicarakan air di dalam bangunan itu dipercaya bisa menyembuhkan penyakit,”ujarnya.

Dia mengaku ke lokasi penemuan dengan membawa dua botol air mineral kosong. Menurutnya, botol itu sudah diisi penuh dengan air genangan tersebut. “Nanti akan kami minum, barangkali memang benar bisa menyembuhkan penyakit, kan lumayan tidak perlu membayar mahal ke dokter,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Urangagung Akhmad Hariadi mengakui semenjak dilakukan penggalian secara bergotong-royong, Minggu (1/11/2015) lalu, bentuk bangunan mulai sedikit terlihat. Selain itu, di tengah-tengahnya tumpukan batu bata itu muncul air yang tergenang. “Saya awalnya kaget diberi kabar bahwa warga ramai-ramai mengambil air itu dan diminum karena dipercaya manjur menyembuhkan penyakit,” katanya.
Ia mengaku langsung datang ke lokasi untuk melihat secara langsung aktifitas warga. Ia khawatir air itu akan disalahgunakan oleh warga dan akan menimbulkan musyrik. “Saya sempat memberikan pengertian ke warga bahwa air itu belum tentu air yang bersih. Akan tetapi warga tetap bersihkukuh bahwa air itu suci dan dipercaya menyembuhkan penyakit,” tandasnya.(st-12)