SIDOARJO TERKINI
Gaya Hidup & Romantika Headline Indeks Pojok Desa Politik & Pemerintahan

Makam Dadakan Istana Mentari Segera Direlokasi

 

Warga saat mencopot spanduk penolakan berdirinya makam

SIDOARJOterkini – Kisruh keberadaan makam dadakan di kawasan Perumahan Istana Mentari, Kelurahan Cemengkalang, Kecamatan Sidoarjo, akhirnya mengarah pada penyelesaian. Setelah memicu gelombang penolakan warga selama lebih dari dua pekan, pihak keluarga ahli waris resmi mengajukan permohonan pemindahan makam ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Rungkut, Surabaya.

Langkah tersebut dituangkan dalam Surat Keterangan Kelurahan Cemengkalang tertanggal 13 Januari 2026, yang diperkuat dengan Surat Rekomendasi Pembongkaran dan Pemindahan Makam dari pengelola Perumahan Istana Mentari. Dalam dokumen itu, keluarga almarhum H. Moch. Rudie Herru Komandono menyatakan kesediaannya untuk merelokasi makam yang selama ini berada di dalam area perumahan.

BACA JUGA :  SPKT Mall Mini Polresta Sidoarjo Masuk Finalis Top Inovasi KIPP 2025

Sebelumnya, pemakaman di lingkungan perumahan itu menuai keberatan luas dari warga. Sejak awal, masyarakat menilai keberadaan makam tidak sesuai peruntukan lahan hunian dan dikhawatirkan menimbulkan dampak sosial maupun persoalan tata ruang. Penolakan pun mengemuka, mulai dari aksi ibu-ibu warga hingga paguyuban perumahan.

Ketua Paguyuban Warga Istana Mentari, Irchamni, menyampaikan bahwa perjuangan warga dilakukan melalui jalur dialog dan aturan yang berlaku. Menurutnya, warga tidak bermaksud menolak secara emosional, melainkan mendorong solusi yang adil bagi semua pihak.

BACA JUGA :  TP PKK Sidoarjo Dorong Ibu Bangun Keluarga Tangguh di Era Digital

“Yang kami perjuangkan adalah kepastian hukum dan ketertiban lingkungan,” ujarnya.

Seiring adanya persetujuan relokasi dari keluarga ahli waris, situasi di lingkungan perumahan berangsur kondusif. Warga secara bertahap menurunkan spanduk penolakan sebagai bentuk penghormatan terhadap proses kemanusiaan dan hukum yang tengah berjalan.

Sulastri, perwakilan emak-emak warga, menegaskan bahwa langkah tersebut diambil dengan harapan relokasi benar-benar direalisasikan.

“Kami menghormati keputusan keluarga. Harapan kami, proses pemindahan tidak berlarut-larut lagi,” katanya.

Di sisi lain, pengelola Perumahan Istana Mentari menyatakan siap memfasilitasi pembongkaran dan pemindahan makam sesuai regulasi. Manajer Perumahan Istana Mentari, Citra Utami Putri, menegaskan seluruh tahapan akan dilaksanakan berdasarkan rekomendasi aparat dan ketentuan hukum yang berlaku.

BACA JUGA :  DPRD Sidoarjo dan Dispendikbud Pastikan Tiga Bersaudara di Candi Kembali Sekolah

Dengan terbitnya surat-surat resmi tersebut, polemik makam dadakan yang sempat mengganggu ketenangan warga Cemengkalang kini memasuki fase akhir.

Proses relokasi dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat, sekaligus menjadi penanda berakhirnya konflik sosial yang menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Warga pun berharap pemerintah turut mengawal proses tersebut agar berjalan tertib dan damai.(cles)