SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan

Semarakkan Harlah NU Ke-101, Ratusan Siswa SMA/SMK YPM Hasyim Latif Sidoarjo Bersih-bersih Kali Pelayaran

 

Foto : Para Siswa antusias melakukan pembersihan sungai Pelayaran Sidoarjo

SIDOARJOterkini – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke 101 diperingati oleh ratusan siswa-siswi SMA/SMK dibawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) Hasyim Latif Sidoarjo dengan kegiatan Gerakan Nyemplung Kali, Minggu 28 Januari 2024.

Ratusan Siswa-siswi SMA /SMK YPM Hasyim Latif membersihkan sampah dan tanaman Enceng gondok yang ada di sungai Pelayaran Desa Krembangan Kecamatan Taman.

“Kegiatan ini, upaya kami secara bersama-sama untuk terus mencintai lingkungan. Salah satunya dengan cara bersih-bersih sungai,” ungkap Zahrah Athiyah Fahriyah siswi kelas XI SMA Wachid Hasyim II, Taman.

Selain diikuti siswa-siswi SMA Wachid Hasyim, kegiatan ini juga diikuti dari siswa siswi SMK YPM I, YPM II, YPM III, dan YPM IV serta perwakilan dari Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Ma’arif Hasyim Latif Sidoarjo.

BACA JUGA :  Harjasda ke-167, BAZNAS Sidoarjo Gelar Operasi Katarak Gratis Bagi Warga Dhuafa

Gerakan Nyemplung Kali, merupakan salah satu program sekolah hutan wakaf yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan, maupun konservasi sumber daya alam. Diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan kesadaran dalam diri dalam merawat dan peduli terhadap lingkungan yang ada.

“Sungai jadi lebih bersih, terawat, dan tidak menimbulkan bau tak sedap. Selain itu juga dapat meminimalisir terjadinya banjir,” jelasnya.

Ketua Yayasan YPM Hasyim Latif Sepanjang, Sidoarjo, H. Ahmad Makki mengungkapkan Gerakan Nyemplung Kali merupakan satu dari sekian kegiatan yang digelar YPM Hasyim Latif dalam menyemarakkan Harlah ke-101 NU. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran terutama kepada para siswa akan pentingnya merawat dan menjaga lingkungan.

BACA JUGA :  Makam Dadakan Istana Mentari Segera Direlokasi

” Ini bagian dari implementasi Tema 1 Abad NU yakni membangun peradaban. Sehingga nantinya kita terutama anak-anak (pelajar) memiliki kepedulian atau kemauan yang tinggi agar lingkungan tetap nyaman,” terang Ketua Yayasan YPM Hasyim Latif.

Lebih lanjut pria yang disapa Gus Makki ini menjelaskan, menjaga lingkungan menjadi tugas bersama. Baik pemerintah maupun masyarakat sekitar. Namun dalam hal ini, pihaknya memberikan edukasi terhadap para siswa agar dapat memiliki kesadaran sejak dini dalam merawat lingkungan.

BACA JUGA :  SPKT Mall Mini Polresta Sidoarjo Masuk Finalis Top Inovasi KIPP 2025

“Insya Allah akan memberikan pengalaman yang akan terekam sepanjang masa, bagaimana merasakan nikmatnya berada di lingkungan yang bersih dibandingkan dengan sebelumnya,” tegasnya.

Gus Makki bercerita, bahwa dirinya pernah melakukan survei kepada masyarakat atas perubahan yang terjadi setelah dilakukan bersih-bersih lingkungan secara rutin. Hasilnya, 96 persen warga masyarakat menyatakan bahagia berada dalam lingkungan yang bersih dibanding sebelumnya.

“Empat persennya menyatakan biasa saja. Itu sudah kami buktikan. Dan Kami sempat berbincang-bincang dengan Bu camat agar sama-sama berkomitmen dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan. Sehingga nantinya, desa sama-sama memiliki tanggungjawab untuk kebersihan sungai di masing-masing desanya,” tandasnya. (cles)

Berita Terkait

Nyai dan Ning Keluarga Pondok Pesantren di Sidoarjo Kompak Dukung Cabup Mas Iin

Berikut Keterangan Tim Forensik Terkait Korban Pembunuhan di Kamar Kos Banjarpoh Sidoarjo

Diduga Dibunuh Kekasihnya, Seorang Purel Tewas Mengenaskan di Kamar Kos Kawasan Banjarpoh Sidoarjo