SIDOARJO TERKINI
Headline Indeks Pendidikan & Kesehatan

50 Guru MI Digembleng Soal Pengelolaan Kelas

image

Guru saat mengikuti pelatihan pengelolaan kelas aktif berbasis karakter.

(SIDOARJOterkini)- Sebanyak 50 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) diberi pelatihan Pengelolaan Kelas Aktif Berbasis Karakter, di gedung MINU KH Mukmin, di Jalan KH Mukmin Sidoarjo, selama tiga hari, Kamis (27/8/2015) sampai Sabtu (29/8/2015). Tujuannya untuk menambah ketrampilan para pendidik itu agar bisa mengelola kelas secara aktif.

Dalam mengelola kelas secara aktif dan berbasis karakter, diharapkan siswa bisa melakukan pembelajaran secara aktif. Terutama daya ingat tentang materi belajar meningkat.

BACA JUGA :  Dua Motor Terlibat Tabrakan di Jalan Kemangsen Balongbendo, 2 Orang Luka Serius

Bukan hanya itu, siswa juga merasa nyaman saat proses belajar mengajar. “Bagaimana guru mengelola kelas itu salah satunya yang diajarkan,” ujar Nurul Hamamah, Ketua Panitia Acara yang juga Kepala MINU KH Mukmin Sidoarjo, Kamis (27/8/2015)

Dalam pelatihan selama tiga hari itu, para guru MI tersebut mendapatkan sejumlah materi, diantaranya tentang pengantar pengelolaan kelas aktif berbasis karakter.

Kemudian pengelolaan dinamika kelas, karakteristik pembelajaran aktif, strategi pembelajaran aktif dan praktik pengelolaan kelas aktif berbasis karakter. “Materi disampaikan pemateri dari KPI (Kapita Pendidikan Islam) Surabaya,” beber Nurul Hamamah.

BACA JUGA :  Ban Kempes, Dua Motor Tabrakan di Jalan Wonokupang Balongbendo, 3 Orang Luka Serius

Pelatihan ini bagian dari program Pendampingan Sekolah Islam Model yang diberikan oleh Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) kepada MINU KH Mukmin Sidoarjo.

Meski demikian, pelatihan juga diikuti sejumlah guru MI lainnya. Sedangkan dari MINU KH Mukmin, ada 24 guru yang mengikuti pelatihan tersebut. Peserta berasal dari 12 lembaga MI di Sidoarjo.

BACA JUGA :  Dua Motor Terlibat Tabrakan di Jalan Seduri Balongbendo, 2 Pengendara Luka Berat

Hari pertama pelatihan, peserta tampak antusias mengikuti sesi-sesi materi yang disampaikan para narasumber dari KPI Surabaya itu.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Suara riuh rendah mewarnai pelatihan tersebut, saat pemateri memberikan tugas yang harus dikerjakan secara berkelompok.

Pelatihan ini dibuka oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Sidoarjo H Rohmad Nasrudin LC, MAg. (st-11)