Edarkan Sabu-sabu, Pria Asal Sedati Diringkus Polisi

November 19, 2020

(SIDOARJOterkini) – Tim Satresnarkoba Polresta Sidoarjo verhasil membekuk Joko Suyitno alias Bogel, 43, warga Desa Sedati Agung RT 03/RW 01 Kecamatan Sedati setelah kedapatan melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Muh Indra Nadjib mengatakan, tersangka awalnya mendapat pesanan SS sebanyak 25 gram. Tersangka lalu berfikir untuk mendapat SS dengan harga yang murah. Yaitu setiap gramnya seharga Rp 800 ribu.

Harga yang murah itulah, membuat tersangka ini mengajak temannya untuk patungan membeli SS sebanyak lima gram seharga Rp 4 juta. Tersangka dan temannya sepakat merogoh uang masing-masing Rp 2 juta.

BACA JUGA :  Minim Kontribusi, PD Aneka Usaha Hanya Sumbang PAD Rp 220 Juta Dalam Satu Tahun

“Sehingga total pesanan tersangka sebanyak 30 gram SS,” kata Indra, Kamis 19 November 2020

Tersangka kemudian meminta temannya untuk mengambil SS yang dipesannya itu dengan cara diranjau. Kemudian tersangka dan temannya mengambil lima gram SS sesuai kesepakatan. Tersangka kemudian meranjau SS sebanyak 25 gram sesuai pesanan.

BACA JUGA :  Tanggapi Keluhan Sampah Liar di Flyover Trosobo, Ini Langkah Pj Bupati Sidoarjo

“Akhirnya tersangka berhasil dibekuk saat berada di rumahnya dan berhasil menyita sejumlah barang bukti SS,” ujarnya.

Tersangka merupakan residivis dan sempat beberapa kali keluar masuk penjara. Tahun 2014 lalu, tersangka pernah dibekuk anggota Polrestabes Surabaya. Tersangka diputus selama 10 bulan dan menjalani hukuman selama tujuh bulan.

Usai menjalani hukuman di Lapas Sidoarjo itu, tersangka kembali dibekuk polisi pada 2016. Tersangka diringkus anggota Polsek Tegalsari Surabaya dengan kasus serupa. Kemudian diputus oleh Pengedailan Negeri Sidoarjo selama enam tahun satu bulan.

BACA JUGA :  Tidak Terima Diklakson, Pemotor Gigit Telinga Kondektur Bus Mandala Hingga Putus di Jalan Bypass Krian

“Dan kali ini tertangkap lagi, kita akan jerat dengan pasal 112 dan pasal 114 UU RI tentang Narkotika,”tegasnya.(cles)