Proporsi Anggaran Pendidikan Harus Sesuai Undang-undang

November 11, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Pasangan nomor urut 3 Kelana-Astutik akan berupaya untuk menaikkan proporsi anggaran pendidikan seperti yang telah diamanatkan undang-undang sebesar 20 persen.

Kelana Aprilianto Cabup Sidoarjo Makmur mengungkapkan, anggaran pendidikan Sidoarjo harus memenuhi amanat undang-undang.

“Serapan anggaran belum maksimal hal ini terlihat dari besarnya silpa,”ucap Cabup Kelana dihadapan peserta diskusi yang digagas oleh BPMPS (Badan Musyawarah Perguruan Sidoarjo) di Fave Hotel, Selasa 10 November 2020.

BACA JUGA :  Sambangi Balai Wartawan, BHS Janjikan Keterbukaan Informasi Publik dan Pemerintahan Yang Bersih

Untuk itu lanjut Kelana, melalui 9 program yang telah disiapkan, pasangan Kelana-Astutik akan berusaha memaksimalkan anggaran pendidikan agar terserap untuk peningkatan mutu pendidikan .

“Sehingga ada penyetaraan pendidikan antara sekolah swasta dan negeri,”ucapnya.

BACA JUGA :  Di Pasar Betro Pedagang Bilang "Jangan Lupakan Kami Pak Bupati"

Sementara itu Cawabup Dwi Astutik mengemukakan untuk peningkatan mutu pendidikan diperlukan kerja bareng antara pihak eksekutif, legeslatif dan lembaga pendidikan dalam merumuskan proporsi anggaran.

“Sehingga anggaran pendidikan akan tepat sasaran dan bisa dioptimalkan penyerapannya,”ujarnya.

BACA JUGA :  Pemotor Asal Kemangsen Alami Gegar Otak, Usai Motornya Tabrak Tanggul Jalan Penambangan Balongbendo

Cawabup Dwi Astutik menambahkan, banyaknya industri di Sidoarjo juga memungkinkan menggunakan CSR nya untuk perbaikan mutu pendidikan khususnya sekolah swasta selain dari APBD.

“Keselarasan mutu pendidikan antara swasta dan negeri bisa dihasilkan,”tandasnya.(st-12/cles)