Peringati Hari Pahlawan, Pj Bupati Sidoarjo Jenguk Veteran Yang Sedang Sakit

November 11, 2020

(SIDOARJOterkini) – Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono memanfaatkan momen Hari Pahlawan dengan menjenguk Serma (Purn) AL Ismail yang sedang sakit di kediamannya Desa Pagerwojo RT 16/04 Kecamatan Buduran, Selasa 10 November 2020.

Hudiyono mengatakan, dalam rangka hari Pahlawan dirinya menjenguk saudara senior pejuang Kemerdekaan RI, semasa masih bertugas dari kesatuan TNI-AL yang sedang menderita sakit pada bagian kaki, jantung, katarak dan prostat.

“Semoga beliau cepat diberikan kesembuhan,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Pesan PJ Bupati Hudiyono Ke Pemuda Muhammadiyah Gerakkan Ekonomi Kreatif Sidoarjo Lewat Jejaring

Pj Bupati Sidoarjo sangat menghargai perhuangan yang trlahbdilakukan para veteran dalam mempertaruhkan nyawa untuk kemerdekaan Indonesia.

“Meski tidak terlibat dalam perjuangan 45, namun semangat yang ditunjukkan oleh Ismail dan veteran lainnya saat itu, semangatnya juga seperti pejuang 45,” jelasnya menirukan penuturan Ismail.

Perjuangan para veteran, lanjut Hudiyono, harus menjadi inspirasi dalam mengisi kemerdekaan.

“Kita sebagai penerus bangsa harus bisa memberikan yang terbaik untuk negeri ini,”ucapnya.

BACA JUGA :  Pemotor Asal Kemangsen Alami Gegar Otak, Usai Motornya Tabrak Tanggul Jalan Penambangan Balongbendo

Sementara H Ach Nasichun Ketua veteran Sidoarjo berterimakasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono.

“Mudah-mudahan kehadiran Pak Pj. Bupati menjadi penyemangat Ismail untuk menjadi sembuh,” terangnya dengan mengamini.

Meski sudah tidak zamannya berjuang melawan penjajah, para veteran yang ada, semoga masih terus diberikan semangat untuk menciptakan negara ini menjadi negara kesatuan yang adil dan makmur.

BACA JUGA :  Tidak Terima Diklakson, Pemotor Gigit Telinga Kondektur Bus Mandala Hingga Putus di Jalan Bypass Krian

“Semoga kesatuan tetap terpelihara secara baik dalam bangsa ini,” imbuhnya berharap.

Begitu juga untuk generasi penerus, sambung Nasichun, terus bisa menjalani kehidupan berikutnya secara baik dan bisa mencontoh apa yang menjadi semangat juang para pejuang terdahulu.

“Generasi penerus yang ada harus bisa menjadi kebanggaan bangsa ini,” tandasnya (cles)