Progres Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat, Ternyata Masih Lelang Manajemen Konstruksi

November 4, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Progres Pembangunan RSUD Sidoarjo Barat di Kelurahan Tambak Kemarakan Kecamatan Krian masih dalam tahap lelang manajemen konstruksi (MK) di Unit Lelang Pengadaan (ULP).

Rudi Jatmiko Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Sidoarjo mengatakan, sudah ada 6 perusahaan yang memenuhi syarat untuk mengikuti lelang MK RSUD Sidoarjo Barat.

“Minggu depan akan kami umumkan siapa pemenang tendernya, karena saat ini masih dilakukan evaluasi,” Kata Rudi Jatmiko saat ditemui usai hearing bersama Komisi C di Ruang Rapat DPRD Sidoarjo, Rabu 4 November 2020.

BACA JUGA :  Sambangi Balai Wartawan, BHS Janjikan Keterbukaan Informasi Publik dan Pemerintahan Yang Bersih

Rudi menambahkan, setelah diputuskan pemenang lelang MK, tahapan selanjutnya ialah dapat segera menyusun design and build RSUD Sidoarjo Barat yang disetorkan kembali kepada Dinas Perkim untuk dihitung pagu anggarannya. Termasuk persyaratan untuk tender konstruksinya.

“Nah nanti baru kita buka lagi lelang untuk tender kontruksi pembangunannya. Kemungkinan akhir Februari 2021 semua sudah siap untuk pembangunan,” ujarnya.

BACA JUGA :  KPU Sidoarjo Mulai Distribusikan Surat Suara Pilkada 2020

Sementara, Sulaksono Kepala Dinas Perkim CKTR Kabupaten Sidoarjo menjelaskan RSUD Sidoarjo Barat merupakan rumah sakit tipe C. Ia memperkirakan jumlah bad yang akan disediakan di rumah sakit tersebut sekitar 150-200 bad.

BACA JUGA :  Bagian dari Transformasi, Bank Bukopin Luncurkan Code of Ethics Terbaru

“Karena pembangunnya menggunakan multi-years, maka sangat dimungkinkan dapat beroperasi pada 2022,” ucapnya.

Dalam KUA-PPAS 2021 Anggaran untuk RSUD Sidoarjo Barat dianggarkan Rp 140 Miliar. Sementara untuk lelang MK itu dianggarkan sebesar Rp 30 Miliar (pung/cles).