Pemkab Sidoarjo Alokasikan Rp 299 Miliar Untuk Penanganan Bencana

Oktober 29, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sudah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mengantisipasi terjadinya bencana di musim hujan.

Setiap musim hujan, Sidoarjo kerap kali terjadi Banjir maupun angin puting beliung. Dalam APBD Perubahan 2020, anggaran untuk bencana alam maupun non alam, seperti Covid-19.

“Kemarin, untuk BTT anggarannya Rp 299 miliar,” Kata Bangun Winarso Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis 29 Oktober 2020.

BACA JUGA :  Indah Kurnia Minta Masyarakat Waspada Pinjaman Online Ilegal Yang Berujung Pemerasan

Hal serupa juga disampaikan Nurhendriyati Ningsih Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo, menyampaikan, jika memang tidak ada pos anggaran khusus untuk penanggulangan bencana alam di PAPBD 2020. “Tidak ada pos anggaranya,” ungkap politikus Nasdem itu.

Tetapi, lanjut Nurhendriyati Ningsih, bukan berarti tidak ada pos anggaran yang bisa digunakan untuk penanggulangan bencana. “Kalau ada kemungkinan terburuk, bisa mengandalkan pos anggaran BTT,” imbuh perempuan yang juga anggota Komisi C DPRD Sidoarjo itu.

BACA JUGA :  Bursa Kerja Terbuka Sidoarjo Tampung Ratusan Lulusan SMK/SMA

Dilain pihak, Penjabat (Pj) Bupati Sidoarjo Hudiyono juga telah menyampaikan himbauan kewaspadaan kepada warga Sidoarjo jelang musim penghujan. Untuk antisipasi terjadinya banjir seperti tahun lalu, Pj Bupati Hudiyono juga telah menggelar rapat dengan dengan pimpinan OPD termasuk Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dwijo Prawito dan Kepala Dinas PU BM SDA Yudi Kartika.

Hudiyono minta kepada BPBD menyiapkan peralatan yang dibutuhkan seperti, menyiapkan sebanyak mungkin pompa air yang ditempatkan di daerah yang dinilai rawan banjir.

BACA JUGA :  Job Fair Sidoarjo 2020 Sediakan 386 Lowong Kerja, Pelamar Wajib Terapkan Prokes

Sedangkan Yudi Kartika, Plt. Kepala Dinas PU BM SDA kebagian mempercepat normalisasi sungai yang sudah masuk tahun anggaran 2020. Tugas lain yang diberikan kepadanya mengkoordinasikan dengan pemerintah provinsi Jawa Timur terkait dengan penjagaan bendungan pintu rolag (pung/cles).