Pemerataan Kesejahteraan dan Pengentasan Kemiskinan Jadi Prioritas Kelana Astutik

Oktober 29, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan menjadi prioritas pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Kelana-Astutik). Program tersebut disampaikan Kelana saat berdialog dengan para pegiat sosial Sidoarjo di sebuah Warung kopi kawasan Terung Kulon Kecamatan Krian, Rabu 28 Oktober 2020 malam.

Mengawali dialog santai, Khabib salah satu pegiat sosial yang hadir mengatakan, warga Sidoarjo masih banyak yang berada di garis kemiskinan dan hal tersebut merupakan PR terbesar Kelana-Astutik saat menjabat Bupati nanti.

“Kita warga Sidoarjo yakin sosok Pak kelana mampu mengatasi persoalan kemiskinan di Sidoarjo,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Korban Tenggelam di Sungai Buntung Taman Berhasil Ditemukan Tak Bernyawa

Sementara itu, Bangun Winarso Politikus PAN menyatakan, pengentasan kemiskinan yang telah masuk dalam program prioritas pasangan Kelana – Astutik diselaraskan dengan pembahasan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Sidoarjo.


“Data kemiskinan Sidoarjo telah terverifikasi dan akan kita masukkan dalam pembahasan APBD,”ungkap Bangun Winarso yang juga anggota DPRD Sidoarjo.

Menurutnya, angka kemiskinan di kabupaten Sidoarjo masih sangat tinggi dan ini perlu ada sentuhan dari kepala Daerah nantinya.

“Kita berharap kepada Pak Kelana dengan program-programnya ini bisa mengatasi tingkat kemiskinan di sidoarjo.,”tuturnya.

BACA JUGA :  Rumahnya Ludes Terbakar, Pasutri Ini Menangis Haru Setelah di Datangi Istri Calon Bupati Sidoarjo

Cabup Kelana Aprilianto mengatakan, angka kemiskinan di Sidoarjo cukup tinggi bahkan terbesar di Jawa Timur dengan jumlah 119 ribu orang.

“Dengan visi menjadikan Sidoarjo Makmur pasangan Kelana – Astutik apabila diberikan amanah untuk memimpin Sidoarjo akan melakukan tindakan tepat dan cepat dalam upaya mengentaskan kemiskinan di sidoarjo,”ujarnya.

Dijelaskan Kelana, 9 program yang diusung pasangan Kelana-Astutik akan mewujudkan Sidoarjo lebih maju, tidak tertinggal dengan Surabaya. Pengelolaan SDM dan SDA yang optimal akan dilakukan dengan jujur dan transparan.

BACA JUGA :  Job Fair Sidoarjo 2020 Sediakan 386 Lowong Kerja, Pelamar Wajib Terapkan Prokes

“Sehingga hasil dari pembangunan bisa dinikmati oleh seluruh warga Sidoarjo secara adil,”tandasnya.

Ia menambahkan, upaya menciptakan lapangan kerja baru dan menjadikan para pemuda menjadi enterpreneur diyakini akan bisa mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kemakmuran.

“Tidak hanya Slogan saja, pasangan Kelana-Astutik akan memberikan fasilitas dan memaksimalkan potensi yang ada, termasuk banyaknya perusahaan di Sidoarjo akan menjadi solusi dalam pengurangan pengangguran dan kemiskinan,”tukasnya. (st-12/cles)