PMII Sidoarjo Gelar Aksi Damai Tolak Omnibus Law dan Doa Bersama Keselamatan Negeri

Oktober 15, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Sidoarjo kembali menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Sidoarjo.

M. Burhanul Mukhlasoni Ketua PC PMII Kabupaten Sidoarjo mengatakan aksi damai ini merupakan komitmen untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan kamtibmas di kota delta.

“Dalam hal ini, sikap kami jelas, menolak UU Omnibus Law, karena hanya menguntungkan Pengusaha semata, dan sangat merugikan buruh atau pekerja pabrik,” Katanya saat menyampaikan aspirasinya di Depan Gedung DPRD Sidoarjo, Kamis 15 Oktober 2020.

Selain itu, dengan situasi pandemi seperti ini, Soni panggilan akrabnya meminta pemkab dan DPRD Sidoarjo menyiapkan langkah-langkan kongkrit dalam menanggulangi covid-19.

“Dalam menanggulangi pandemi covid-19, harus ada langkah nyata dari forkopimda sidoarjo, termasuk dalam memberikan data yang akurat, agar masyarakat mengerti sampai dimana langkah kebijakan dalam penanganan covid-19,” ucapnya.

Selanjutnya, DPRD Kabupaten Sidoarjo harus melibatkan OKP, Ormas, Pemerintah daerah, Serikat Pekerja dan Pihak-pihak lainnya dalam mengambil kebijakan atau merespon permasalahan yang muncul di masyarakat.

“Langkah kolaborasi dengan semua pihak ini sangat penting untuk menjawab semua permasalahan yang ada di masyarakat, serta selalu membuka diskusi publik dalam proses Perancangan, Pengajuan ataupun Pengesahan nya,” pungkasnya.

Sementara, H. Usman Ketua DPRD Sidoarjo menyampaikan pihaknya mengapresiasi aksi damai yang dilakukan mahasiswa dari PMII Sidoarjo.

Pihaknya juga memiliki komitmen bersama atas apa yang menjadi tuntutan dari mahasiswa ini.

“Saya sepakat dengan apa yang menjadi tuntutan dari mahasiswa ini, dan segera kami sampaikan ke pusat,” ucapnya.

Dalam aksi damai ini juga diadakan doa bersama untuk keselamatan bangsa, yang dilaksanakan di Halam Gedung DPRD Sidoarjo. (pung/cles)