Ini Respon Komisi D DPRD Sidoarjo Terkait Pengurangan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 

Oktober 13, 2020

 

anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Aditya Nindyatman

(SIDOARJOterkini) – Pemkab Sidoarjo sedang mebuka opsi untuk mengurangi jumlah rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Delta. Termasuk pembatasan pasien dari luar daerah.

Wacana penguranang tersebut mendapat tanggapan dari anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Aditya Nindyatman. Pihaknya menilai rencana tersebut merupakan hal yang wajar, sebab sidoarjo sudah kategori zona orange.

“Dengan penurunan status dari zona merah ke orange itu tentu juga sejalan dengan jumlah bed yang tidak digunakan akan bertambah, sehingga sah-sah saja jika mau dikurangi rumah sakit rujukan,” Katanya saat dikonfirmasi, Selasa 13 Oktober 2020.

Kader Partai Keadilan Sejahtera itu menambahkan, penanganan dan pencegahan penyebaran covid-19 membutuhkan biaya yang besar. Sehingga juga membebankan anggaran pemkab sidoarjo.

Untuk itu, ketika tren sebaran menurun, maka pos anggaran yang awalnya disiapkan untuk Covid-19 dapat dialihkan untuk pos yang lain.

“Tetapi tingkat kewaspadaan harus ditingkatkan, seperti tracing, promotif dan preventif, untuk semua masyarakat sidoarjo,” ucapnya.

Lebih lanjut, terkait pembatasan pasien dari luar kota, Adit mengatakan, hal tersebut sifatnya koordinatif antara Dinkes Kabupaten dan Dinkes Provinsi.

“Rencana dan program ini jika dilakukan oleh pemkab secara disiplin dan terukur, maka akan sangat menghemat beban pengeluaran pemerintah kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya (pung/cles).