Bawaslu Sidoarjo Batasi Jumlah Posko dan Mobil Branding Paslon, Ini Ketentuannya

Oktober 12, 2020

 

(SIDOARJOterkini) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo telah menetapkan batasan maksimal posko pemenangan pasangan calon di pilkada sidoarjo 2020.

Haidar Munjid Ketua Bawaslu Sidoarjo mengatakan setiap desa, jumlah Posko pemenangan pasangan calon itu maksimal 20 posko.

“Dalam PKPU memang terkait posko belum diatur, makanya kemarin kami rapat bersama dengan perwakilan tiga Paslon itu, disepakati maksimal 20 posko setiap desa,” Kata Haidar Munjid Ketua Bawaslu Sidoarjo saat dikonfirmasi, Minggu 11 Oktober 2020.

Selain batasan jumlah Posko, Bawaslu Sidoarjo juga membatasi jumlah dan syarat dari mobil branding pasangan calon. Salah satu syaratnya ialah kendaran yang dibranding harus mobil pribadi.

“Kalau mobil branding itu diperbolehkan, tapi maksimal 500, dan mobil yang digunakan harus mobil pribadi,” jelasnya.

Selain itu, Haidar juga mengingatkan kepada tiga pasangan calon yang ikut kontestasi politik di Sidoarjo, ketika hendak melakukan kampanye wajib menyerahkan surat tanda terima kepolisian (STTP) dari Kepolisian minimal 7 hari sebelum pelaksanaan.

“Pemberitahuan kampanye ini yang sering menjadi keluhan dari teman-teman kepolisian, banyak Paslon ketika melakukan kegiatan kampanye tidak menyertakan pemberitahuan,” pungkasnya (pung/cles).